Dipungut biaya, pedagang tolak dipindah

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 10:04 WIB
Dipungut biaya, pedagang...
Dipungut biaya, pedagang tolak dipindah
A A A
Sindonews.com - Pedagang buku Titi Gantung berjumlah 192 orang mewakili 180 kios menolak dipindahkan ke lokasi yang ditawarkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jalan Mandala By Pass Medan.

Dengan adanya penolakan dari pedagang tersebut, rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan membangun tempat parkir City Chek In di kawasan Lapangan Merdeka, tepatnya di lokasi pedagang buku Titi Gantung, dipastikan terkendala. Alasan pedagang menolak direlokasi lantaran lokasi baru dianggap kurang strategis. Selain itu,pedagang keberatan dengan biaya sewa yang bakal dikenakan hingga mencapai Rp18 juta per kios.

“Informasi yang kami peroleh, pedagang yang akan dipindahkan dikenakan biaya sewa dari Rp10- Rp18 juta per kios. Hal itu kami terima dari selebaran yang dibuat oleh oknum kepada pedagang,” kata Ketua Harian Asosiasi Pedagang Buku Lapangan Merdeka (Aspeblam) Donald Sitorus, Kamis 30 Agustus.

Menurut dia, PT KAI tidak mungkin menyediakan kios secara gratis kepada pedagang sebagaimana janjinya.

“Tidak mungkin gratis. Setahun bisalah gratis,tapi untuk tahun berikutnya,apakah pedagang tidak akan dikenakan biaya?” tandasnya.

Rencana pemindahan pedagang buku terkait pembangunan Sky Bridge dari Lapangan Merdeka ke Stasiun Besar Kerata Api Medan sudah dibahas Rabu 29 Agustus dengan pihak kecamatan. Dalam pertamuan yang berlangsung di Pendopo Lapangan Merdeka itu, kata dia, ada opsi pemindahan tahap awal untuk 20 pedagang. Namun, pedagang tidak setuju dengan usulan tersebut. Mereka menilai kebijakan memindahkan pedagang ke daerah pinggiran kota sangat tidak bijak.

Secara terpisah,Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjamin tidak ada biaya untuk relokasi pedagang. Jika ada yang melakukan pungutan, dia memastikan akan ditindak tegas.

“Siapa yang mengutip itu? Tidak ada itu. Kalau ada, laporkan sama saya," tegas Rahudman.

Untuk saat ini, kata Rahudman, Pemko akan memfokuskan rencana pembangunan Sky Bridge sambil menunggu lokasi penampungan pedagang di Pasar Mandala selesai.
(azh)
Berita Terkait
Dishub Tangsel Minta...
Dishub Tangsel Minta Lapak Pasar Malam di Trotoar Ditertibkan
Viral, Pedagang Perempuan...
Viral, Pedagang Perempuan Saling Tinju dan Jambak dengan Petugas Satpol PP
Ditolak Warga, Penertiban...
Ditolak Warga, Penertiban Lahan Milik PT KAI di Lampung Nyaris Bentrok
Ratusan Pedagang Pasar...
Ratusan Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo Tolak Direlokasi, Terlibat Saling Dorong dengan Satpol PP
Warga Korban Penertiban...
Warga Korban Penertiban Bangunan Lempar Telur ke Restoran Eks Rindu Alam di Puncak
Penertiban Pedagang...
Penertiban Pedagang Liar di Banda Aceh
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
11 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
11 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
12 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
12 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
12 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved