Lima warga diduga provokator tawuran

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 08:45 WIB
Lima warga diduga provokator...
Lima warga diduga provokator tawuran
A A A
Sindonews.com - Polres Cirebon Kabupaten mengantongi lima orang yang diduga provokator pada aksi tawuran antarwarga Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, dengan Desa Sirnabaya,KecamatanGunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Namun, Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Hero Henrianto Bachtiar enggan memberi informasi identitas kelimanya dengan alasan menjaga proses penyelidikan. Pihaknya masih mendalami keterangan saksi ditambah bukti-bukti.

”Kami dengan tim Polda Jabar masih memeriksa para saksi yang menjadi korban tawuran. Sementara ini mereka dijadikan saksi karena warga lainnya masih tertutup. Dari 25 korban luka 23 orang di antaranya sudah kami buatkan berita acara pemeriksaan (BAP),” ujar Hero 30 Agustus 2012.

Menurut dia,tawuran itu diduga kuat telah direncanakan matang yang dibuktikan dengan penggunaan senjata.

”Anak panah yang kami temukan telah didesain sedemikian rupa ditambah penggunaan bom molotov,” ucapnya.

Hingga kini polisi masih berjaga- jaga di sekitar lokasi tawuran dan menyisir beberapa rumah penduduk. Dari penyisiran itu,polisi menyita senjata tajam di sejumlah rumah penduduk dan bom molotov di sekitar jalan desa. Bupati Cirebon Dedi Supardi mengaku kesal dengan aksi tawuran tersebut. Sebab, tawuran itu bukanlah yang pertama kali.

”Tahun 2008 lalu ada tawuran sampai jatuh korban tewas, kemudian didamaikan seperti sekarang. Namun,kejadian lagi pada 2010, didamaikan lagi, dan sekarang malah tawuran lagi,” ujarnya.

Dia menyayangkan hal tersebut karena janji para warga untuk berdamai dan tidak mengulanginya lagi hanya sekadar di mulut. Karena itu, Bupati meminta Kapolres Hero menindak tegas provokator yang membuat kerusuhan. Warga juga dilarang melindungi siapa pun yang terlibat.

Pemkab tidak akan membuka peluang permintaan pembebasan warga yang ditahan karena keterlibatan dalam kejadian tersebut. Dedi menyerahkan bantuan kepada korban tawuran, baik yang terluka maupun pemilik rumah rusak, senilai Rp330 juta.

”Ini upaya perdamaian terakhir. Kalau sampai tawuran terulang, saya tidak akan menengok desa ini dan memberi bantuan lagi,” katanya.

Tokoh masyarakat Desa Sirnabaya, Utoyo, meminta kepolisian memberitahukan provokator di balik tawuran itu.

”Kalau tertangkap, pasang fotonya supaya diketahui warga seperti teroris. Soalnya di sini sering kejadian seperti itu, masalah sedikit berkembang jadi tawuran sehingga diduga ada provokator sesama warga,” ujar Sekretaris RT01/02 Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunung Jati ini.
(azh)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
11 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
11 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
12 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
12 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
12 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved