Fadli yakin Jokowi menangi Pilgub DKI
Selasa, 28 Agustus 2012 - 19:42 WIB
Fadli yakin Jokowi menangi Pilgub DKI
A
A
A
Sindonews.com - Peta kemenangan pasangan Calon Gubernur (Cagub) Joko Widodo (Jokowi)–Basuki Tjahja Purnama (Ahok) diyakini semakin terbuka di putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Keyakinan ini diungkapkan Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Fadli Zon di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (28/08/12).
Semakin dekatnya waktu yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar Pilgub DKI Jakarta 2012 ini, Fadli optimis kemenangan di depan mata untuk Jokowi-Ahok.
Maraknya isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dan kampanye hitam (black campaign) tak akan mempengaruhi kemenangan Jokowi-Ahok.
"Sekarang ini dengan berbagai upaya pembunuhan karakter dilakukan terhadap Jokowi–Ahok, namun isu SARA itu justru tak efektif dan menjadi bumerang sendiri bagi yang melakukannya. Kami akan fokus pertahankan momentum mengambil hati warga Jakarta," katanya.
Menjelang putaran kedua, justru iklan Jokowi–Ahok semakin banyak bermunculan di layar kaca. Namun Fadli membantah biaya politik tersebut jor–joran, tetapi merupakan bagian aspirasi pendukung.
"Ini keinginan pendukung, dan bagian visi-misi, pendukung yang meminta jangan terlalu dibatasi, kami tetap berupaya dengan kerja keras, dukungan parpol (partai politik) juga maksimal," tegasnya.
Dia menegaskan Jokowi–Ahok tak gentar dengan aliansi partai besar yang mengeroyok mereka. Alasannya, saat ini masyarakat tak akan melihat partai, tapi figur.
"Saya yakin Jokowi–Ahok di putaran kedua tetap unggul signifikan yakni 70-30 lawan incumbent. Bukan berarti aliansi partai besar menang. Hitung–hitungnya tak seperti itu, yang tentukan warga Jakarta. Belum tentu elit mendukung, lalu konstituen juga akan mendukung," tandasnya.
Keyakinan ini diungkapkan Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Fadli Zon di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (28/08/12).
Semakin dekatnya waktu yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar Pilgub DKI Jakarta 2012 ini, Fadli optimis kemenangan di depan mata untuk Jokowi-Ahok.
Maraknya isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dan kampanye hitam (black campaign) tak akan mempengaruhi kemenangan Jokowi-Ahok.
"Sekarang ini dengan berbagai upaya pembunuhan karakter dilakukan terhadap Jokowi–Ahok, namun isu SARA itu justru tak efektif dan menjadi bumerang sendiri bagi yang melakukannya. Kami akan fokus pertahankan momentum mengambil hati warga Jakarta," katanya.
Menjelang putaran kedua, justru iklan Jokowi–Ahok semakin banyak bermunculan di layar kaca. Namun Fadli membantah biaya politik tersebut jor–joran, tetapi merupakan bagian aspirasi pendukung.
"Ini keinginan pendukung, dan bagian visi-misi, pendukung yang meminta jangan terlalu dibatasi, kami tetap berupaya dengan kerja keras, dukungan parpol (partai politik) juga maksimal," tegasnya.
Dia menegaskan Jokowi–Ahok tak gentar dengan aliansi partai besar yang mengeroyok mereka. Alasannya, saat ini masyarakat tak akan melihat partai, tapi figur.
"Saya yakin Jokowi–Ahok di putaran kedua tetap unggul signifikan yakni 70-30 lawan incumbent. Bukan berarti aliansi partai besar menang. Hitung–hitungnya tak seperti itu, yang tentukan warga Jakarta. Belum tentu elit mendukung, lalu konstituen juga akan mendukung," tandasnya.
(mhd)