Abrasi di pesisir utara Jateng belum teratasi

Senin, 27 Agustus 2012 - 23:25 WIB
Abrasi di pesisir utara...
Abrasi di pesisir utara Jateng belum teratasi
A A A
Sindonews.com - Kerusakan tambak dan sawah yang berada di pesisir pantai utara Jawa Tengah (Jateng) akibat abrasi hingga kini belum bisa teratasi. Penyebab abrasi diantaranya terjadi karena adanya bangunan yang menjorok ke laut dan pengerukan pasir pantai. Sejauh ini, hal tersebut masih berlangsung di Kabupaten Tegal, Kabupaten Kendal, Demak, Kabupaten Jepara dan Rembang.

“Perlu dilakukan pengembalian fungsi pantai dengan menggunakan pelindung buatan berupa groin dan jetty. Ini agar terjadi keseimbangan baru yang tidak merusak pantai,” ungkap juru bicara Fraksi Partai Gerindra Moch Wasiman, saat menyampaikan hasil pelaksanaan reses dalam sidang paripurna di gedung DPRD Jateng, Senin (27/8/2012).

Selain itu, lanjut Wasiman, juga dapat dimanfaatkan pelindung alami seperti mangrove, sehingga tambak milik masyarakat bisa berfungsi secara optimal. Hal tersebut perlu diperhatikan serius agar kerusakan tidak semakin parah.

Fraksi PKB DPRD Jateng juga menyoroti hal yang sama. Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng KH Syamsul Maarif menuturkan, pemerintah diminta segera mengatasi masalah abrasi yang kian parah utamanya di sepanjang pinggir pantai di jalur pantura agar tidak menggerus permukiman penduduk di pinggir pantai.

Koordinator The Jateng Institute Sukarman berpendapat, salah satu penyebab terjadinya abrasi ini akibat dari aktivitas usaha di pesisir pantai. Menurutnya, pemerintah daerah sejauh ini kurang konsisten dalam menjaga wilayahnya dari abrasi. Ini bisa dilihat dari dibolehkannya reklamasi pantai, yang telah diatur dalam peraturan daerah (Perda) mengenai tata ruang.

“Seperti Kota Semarang, telah memiliki perda reklamasi yang disahkan tahun 2011. Akibatnya, abrasi di Mangunharjo Tugu, Tawangmas sampai ke Demak, saat ini kondisinya parah,” paparnya.
(azh)
Berita Terkait
Cegah Abrasi, Tata Metal...
Cegah Abrasi, Tata Metal Lestari dan Kemenperin Tanam 661 Mangrove di Tangerang
Abrasi Sungai Pohara...
Abrasi Sungai Pohara di Konawe
25 Bangunan Rusak akibat...
25 Bangunan Rusak akibat Abrasi Pantai Amurang, Warga Diminta Mengungsi
Jalan By Pass Kolut...
Jalan By Pass Kolut Kerap Jebol Diterjang Gelombang, BWS dan BPJN Belum Bertindak
Cegah Abrasi, Pena Mas...
Cegah Abrasi, Pena Mas Ganjar Gelar Penanaman Mangrove di Demak
Ratusan Rumah di Pesisir...
Ratusan Rumah di Pesisir Jeneponto Terancam Abrasi, Perlu Dibangun Tanggul Pemecah Ombak
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved