Sebanyak 48 rumah rusak berat

Minggu, 19 Agustus 2012 - 01:44 WIB
Sebanyak 48 rumah rusak...
Sebanyak 48 rumah rusak berat
A A A
Sindonews.com - Gempa berkekuatan 6,2 skala Ritcher yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, membuat kerusakan di daerah tersebut. Setidaknya sebanyak 48 rumah dilaporkan mengalami rusak berat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Sindonews dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (18/8/2012), sebanyak 40 rumah rusak berat tersebut berada di Sadaunta Kulawi, Palu.

Sementara di Desa Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, terdapat delapan rumah rusak berat.

Daerah terparah yang terkena dampak gempa berada di Kabupaten Sigi Biromaru. Namun belum ada laporan mendetail mengenai kerusakan di daerah tersebut.

Dilaporkan ada satu orang korban luka akibat gempa. "Satu orang anak luka tertimpa dinding rumah di Sadaunta Kulawi," tulis Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews.

Info sementara, akses jalan ke Kulawi (Sadaunta-Saluwa ) badan jalan tertutup longsor dari tebing cukup berat. Tak satupun kendaraan roda empat bisa melewatinya.

Diberitakan, gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Ritcher mengguncang Palu, pukul 16.41 WIB sore tadi.

Gempa yang menurut U.S. Geological Survey (USGS) berkekuatan 6,6 SR ini berlokasi di koordinat 1.21 Lintang Selatan dan 120.08 Bujur Timur, atau 27 Km Barat Daya Parigimoutong Sulawesi Tengah, 38 Km Tenggara Sigi Sulawesi Tengah, dan 40 Km Tenggara Palu Sulawesi Tengah.

Pusat gempa pada kedalaman 10 Km dan berada di daratan yang merupakan bagian dari sesar Palukoro. "Sesar Palukoro bergerak rata-rata 3 cm per tahun sehingga sangat berbahaya. Namun gempa tidak berpotensi tsunami," jelas Sutopo.

Intensitas gempa mencapai VI-VII MMI. Masyarakat Kota Palu dilaporkan sempat berhamburan keluar rumah. "Gempa dirasakan sangat keras oleh masyarakat di Palu selama 15 detik yang sedang berbuka puasa," tulis Sutopo.
(hyk)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
11 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved