PAN bidik posisi wagub Jabar
Selasa, 14 Agustus 2012 - 10:49 WIB
PAN bidik posisi wagub Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Meski Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Jawa Barat (Jabar) akan digelar Februari 2013 mendatang. Namun sejumlah besar sudah merapatkan barisan untuk mengambil ancang–ancang berkoalisi satu sama lain.
Seperti Partai Amanat Nasional (PAN), untuk memunculkan jagoannya dari internal partai tentu tak bisa hanya melalui PAN saja. Sebab kursi PAN di DPRD Jabar tidak cukup 15 persen dan harus berkoalisi.
Ketua DPD PAN Kota Depok Hasbullah Rahmat mengatakan, PAN memang tengah menjajaki kemungkinan koalisi dengan sejumlah partai dalam Pemilukada Jabar. Namun, katanya, PAN belum memutuskan apakah akan mengajukan calon internal atau mendukung calon lain dari partai lainnya.
"Kami tentu harus berkoalisi, dan jika ingin memunculkan calon harus 15 persen, kursi kami tak cukup, masih terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai," jelasnya kepada wartawan, Senin 13 agustus 2012 malam.
Hasbullah menuturkan, kalaupun PAN mengajukan jagoannya, kemungkinan besar PAN membidik posisi Jabar dua atau wakil gubernur. Alasannya, tingkat elektabilitas calon internal PAN masih kurang ketimbang popularitas calon incumbent.
"Sebenarnya yang sengit kan incumbent nih, baik Ahmad Heryawan atau pun Dede Yusuf. Kalau (mereka) bersatu lagi pasti menang, tapi kalau mereka pecah pasti akan sengit, nah posisi PAN masih mengkaji untuk berkoalisi dengan partai mana dalam Pemilukada Jabar," tukasnya.
Dia mengatakan, sempat mencuat bagi PAN untuk memajukan dan mendukung mantan Kapolda Jawa Barat Edi Danardi sebagai bakal calon wakil gubernur. Dia juga menegaskan, tak menutup kemungkinan akan kembali mendukung Dede Yusuf mantan politikus PAN yang kini sudah berpindah partai ke Partai Demokrat.
"Ada muncul nama pak Edi Danardi, tapi memang berat kalau untuk cagub. Mungkin cawagub masih realistis, bisa saja dukung Dede Yusuf lagi, tak ada yang namanya sakit hati, politik itu sebentar–sebentar memang bisa berubah," kilahnya.
Berikut nama-nama bakal calon (balon) cagub dan cawagub Jabar seperti calon incumbent Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf, artis dan politikus Rieke 'Oneng' atau Diah Pitaloka, artis dan politikus Rachel Maryam, serta sejumlah nama bupati di Jabar.
Seperti Partai Amanat Nasional (PAN), untuk memunculkan jagoannya dari internal partai tentu tak bisa hanya melalui PAN saja. Sebab kursi PAN di DPRD Jabar tidak cukup 15 persen dan harus berkoalisi.
Ketua DPD PAN Kota Depok Hasbullah Rahmat mengatakan, PAN memang tengah menjajaki kemungkinan koalisi dengan sejumlah partai dalam Pemilukada Jabar. Namun, katanya, PAN belum memutuskan apakah akan mengajukan calon internal atau mendukung calon lain dari partai lainnya.
"Kami tentu harus berkoalisi, dan jika ingin memunculkan calon harus 15 persen, kursi kami tak cukup, masih terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai," jelasnya kepada wartawan, Senin 13 agustus 2012 malam.
Hasbullah menuturkan, kalaupun PAN mengajukan jagoannya, kemungkinan besar PAN membidik posisi Jabar dua atau wakil gubernur. Alasannya, tingkat elektabilitas calon internal PAN masih kurang ketimbang popularitas calon incumbent.
"Sebenarnya yang sengit kan incumbent nih, baik Ahmad Heryawan atau pun Dede Yusuf. Kalau (mereka) bersatu lagi pasti menang, tapi kalau mereka pecah pasti akan sengit, nah posisi PAN masih mengkaji untuk berkoalisi dengan partai mana dalam Pemilukada Jabar," tukasnya.
Dia mengatakan, sempat mencuat bagi PAN untuk memajukan dan mendukung mantan Kapolda Jawa Barat Edi Danardi sebagai bakal calon wakil gubernur. Dia juga menegaskan, tak menutup kemungkinan akan kembali mendukung Dede Yusuf mantan politikus PAN yang kini sudah berpindah partai ke Partai Demokrat.
"Ada muncul nama pak Edi Danardi, tapi memang berat kalau untuk cagub. Mungkin cawagub masih realistis, bisa saja dukung Dede Yusuf lagi, tak ada yang namanya sakit hati, politik itu sebentar–sebentar memang bisa berubah," kilahnya.
Berikut nama-nama bakal calon (balon) cagub dan cawagub Jabar seperti calon incumbent Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf, artis dan politikus Rieke 'Oneng' atau Diah Pitaloka, artis dan politikus Rachel Maryam, serta sejumlah nama bupati di Jabar.
(mhd)