Oknum karyawan PT Pindad jadi tersangka
Kamis, 09 Agustus 2012 - 15:10 WIB
Oknum karyawan PT Pindad jadi tersangka
A
A
A
Sindonews.com - Seorang karyawan PT Pindad ditetapkan menjadi tersangka atas hilangnya tiga pucuk senjata jenis revolver di perusahaan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dalam negeri tersebut.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Abdul Arkhman Baso mengatakan tersangka merupakan orang dalam PT Pindad. setelah melakukan penyelidikan selama beberapa hari, polisi pun menetapkan satu orang tersangka.
“Sudah ada tersangka satu orang. Iya, itu oknum karyawan,” ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso usai acara pemusnahan hasil sitaan selama operasi pekat, di Jalan Cikapundung Timur, Kamis (9/8/2012).
Abdul menjelaskan, oknum karyawan PT Pindad yang menjadi tersangka tersebut kini sudah ditahan. Namun, pihaknya akan terus mengembangkan kasus pencurian tersebut.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak PT Pindad untuk mengetahui apakah kasus ini memang murni percurian atau tidak," tandasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu PT Pindad kehilangan beberapa pucuk senpi. Pihak PT menduga WH seorang penjaga gudang yang bekerja sejak tahun 1989 terlibat dalam pencurian ini.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Abdul Arkhman Baso mengatakan tersangka merupakan orang dalam PT Pindad. setelah melakukan penyelidikan selama beberapa hari, polisi pun menetapkan satu orang tersangka.
“Sudah ada tersangka satu orang. Iya, itu oknum karyawan,” ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso usai acara pemusnahan hasil sitaan selama operasi pekat, di Jalan Cikapundung Timur, Kamis (9/8/2012).
Abdul menjelaskan, oknum karyawan PT Pindad yang menjadi tersangka tersebut kini sudah ditahan. Namun, pihaknya akan terus mengembangkan kasus pencurian tersebut.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak PT Pindad untuk mengetahui apakah kasus ini memang murni percurian atau tidak," tandasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu PT Pindad kehilangan beberapa pucuk senpi. Pihak PT menduga WH seorang penjaga gudang yang bekerja sejak tahun 1989 terlibat dalam pencurian ini.
(azh)