Tiga pilkada di Jateng digelar serentak

Rabu, 01 Agustus 2012 - 16:42 WIB
Tiga pilkada di Jateng...
Tiga pilkada di Jateng digelar serentak
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng pada 26 Mei 2013 dipastikan akan digelar bersamaan dengan pemilihan bupati (Pilbup) Kudus dan Temanggung. Digelarnya serentak tiga pilkada tersebut bisa menghemat anggaran di daerah hingga mencapai Rp13 miliar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, KPU Temanggung, dan KPU Provinsi Jateng, telah menyepakati terkait pembiayaan penyelenggara, baik itu Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dibiaya oleh KPU Provinsi Jateng.

Sedangkan untuk penyediaan perlengkapan di tempat pemungutan suara (TPS), menjadi kewajiban KPU di daerah. Ketua KPU Temanggung Sujatmiko memprediksi akan ada penghematan yang cukup besar, karena pelaksanaan pilkada bersamaan dengan gubernur. Dalam Pilbup 2013 mendatang, KPU Jateng yang memberikan honor bagi penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa.

“Seperti empat tahun lalu juga digelar bersamaan. Ada perkiraan penghematan sekitar Rp13 miliar, dari anggaran pilkada 2013 sebesar Rp22 miliar,” ungkap Sujatmiko menjelaskan kepada wartawan, Rabu (1/8/2012).

Ketua KPU Kudus Gunari juga mengatakan hal yang sama. PPK dan PPS yang didanai oleh KPU Jateng akan bekerja selama delapan bulan. Enam bulan sebelum pemilihan dan dua bulan pascapemilihan. Pada tahun 2012 ini penyelenggara sudah bekerja selama satu bulan, yakni pada akhir tahun.

Dirinya memperkirakan, anggaran daerah yang bisa dihemat mencapai miliaran rupiah, karena honor untuk penyelenggara ini relatif besar. Honor penyelenggara nantinya ditentukan dengan mempertimbangkan indeks harga yang ditetapkan Gubernur Jateng.

“Ada 9 kecamatan dan 132 desa di Kudus dan masing-masing kecamatan, ada tiga PPK. Sharing anggaran ini sudah diatur dalam Kepmendagri no 44 tahun 2004,” terangnya.

Ketua KPU Jateng Fajar SAKA menyatakan, kesepakatan pembebanan anggaran pilkada serentak ini masih menunggu dari keputusan gubernur. Nantinya, baik PPK maupun PPS tidak akan mendapat uang lembur, karena minimnya anggaran.

Dirinya tetap optimistis, kendati tidak diberi uang lembur, penyelenggara pemilu di bawah ini bisa tetap bekerja dengan baik.

“Kami akan tingkatkan koordinasi. Uang lembur KPU juga dari sebelumnya sebulan 10 kali, kami kurangi jadi lima kali,” kata Fajar.
(azh)
Berita Terkait
Jokowi Usai Mencoblos...
Jokowi Usai Mencoblos di Pilkada Jateng 2024: yang Menang Jangan Jumawa, yang Kalah Menerima
Pengamat Sebut Calonkan...
Pengamat Sebut Calonkan Kaesang di Pilkada Jateng Dinilai Realistis
KPU Jateng Tetapkan...
KPU Jateng Tetapkan 28.427.616 DPT di Pilkada 2024, Milenial Mendominasi 31,96%
Membaca Peluang Kaesang...
Membaca Peluang Kaesang di Pilkada Jateng, Butuh Dukungan Parpol Lain
Kaesang Berpotensi Menang...
Kaesang Berpotensi Menang Pilkada Jateng, Ini Sejumlah Indikator Pendukung
Viral Video Andika Perkasa...
Viral Video Andika Perkasa Dicuekin Kapolda dan PJ Gubernur Jateng yang Hendak Salaman
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
16 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
21 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
34 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved