Jateng Banyak Zona Merah, Pemerintah Didesak Tunda Pilkada Serentak 2020

Kamis, 04 Juni 2020 - 21:26 WIB
loading...
Jateng Banyak Zona Merah,...
Anggota DPD asal Jateng, Denty Eka Widi Pratiwi. mendesak pemerintah mengkaji ulang rencana penyelenggaraan pilkada serentak 2020. FOTO : IST
A A A
SEMARANG - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan tetap diselenggarakan pada 9 Desember 2020, menuai kritikan dari kalangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Salah satunya datang dari anggota DPD asal Jateng , Denty Eka Widi Pratiwi. Ia mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang rencana penyelenggaraan pilkada serentak tersebut.

Denty beralasan, karena hingga saat ini masih banyak wilayah di Jawa Tengah yang masih berada dalam zona merah. Sebab itu, ia meminta agar pemerintah juga memfokuskan anggaran untuk penanganan wabah. Terlebih, pada Pilkada 2020 akan ada 21 dari 35 kabupaten/kota dari di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pemilukada.

Senator asal Jateng ini menegaskan bahwa kurva pandemi belum menurun, bahkan menunjukkan tren kenaikan. Hal itu bukan hanya dilihat dari sisi wabah. "Namun jika dilihat dari sisi kualitas patut dikaji secara mendalam urgensi pelaksanaan Pilkada tahun ini, " kata Denty, Kamis (4/6/2020)

Ia mencontohkan, tren kenaikan di Kota Semarang yang menunjukkan kurva meningkat paska lebaran. Tercatat pada tanggal 2 Juni saja terdapat pasien positif di atas angka 100 orang. Kota Semarang sebagai ibukota provinsi menjadi barometer di Jawa Tengah.

"Pemerintahan tidak akan terganggu hanya dengan menunda Pilkada. Jika masa jabatan berakhir dapat ditunjuk pelaksana tugas untuk menjalankan pemerintah," tegasnya.(Baca juga : Rapid Test Massal 11 ASN Sleman Reaktif Corona )

Terkait anggaran, menurutnya, dapat difokuskan pada penanganan wabah dan dampaknya kepada masyarakat. Pihaknya mendukung pemerintah yang melakukan refocusing anggaran untuk prioritas penanganan wabah. Langkah pemerintah dilakukan dengan menunda anggaran belanja dan mengalihkan untuk menangani pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Kajati Jateng Sebut...
Kajati Jateng Sebut Kejaksaan Perlu Dikawal TNI, Apalagi saat Gencar Penegakan Hukum
Gerindra Jateng Mulai...
Gerindra Jateng Mulai Panaskan Mesin Partai Pemilu 2029
Profil 2 Wakapolda Baru...
Profil 2 Wakapolda Baru di Daerah, Salah Satunya Pernah Tangani Kecelakaan Vanessa Angel
17,9 Juta Pemudik Lebaran...
17,9 Juta Pemudik Lebaran dan 1,8 Juta Kendaraan Bakal Masuk Jateng
Daftar 35 Kabupaten...
Daftar 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Lengkap dengan Luas Wilayahnya
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
SPMB Jateng 2026: Kuota...
SPMB Jateng 2026: Kuota Jalur Prestasi Capai 30 Persen, Ini Ketentuannya
Potensi Cuaca Ekstrem...
Potensi Cuaca Ekstrem di Jateng dan Jatim, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Infografis
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia Didesak Nonaktifkan Kapal Selam KRI Cakra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved