Polda: Jasa Marga kurang lakukan sosialisasi
Jum'at, 27 Juli 2012 - 14:38 WIB
Polda: Jasa Marga kurang lakukan sosialisasi
A
A
A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya menganggap aksi unjuk rasa yang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 8 terjadi karena kurangnya sosialisasi terkait penutupan terminal bayangan di KM 8 Jati Bening, Pondok Gede, Bekasi.
"Jadi pemicu utama itu tanpa sosialisasi. Jadi masyarakat pagi-pagi mau pakai (terminal bayangan) itu kaget," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/7/2012).
Dia mengungkapkan, masyarakat yang biasa menggunakan terminal bayangan itu untuk berjualan dan mengojek langsung melakukan aksi pemblokiran jalan tol dengan duduk-duduk, dan tiduran di tengah jalan Tol.
Selain itu, masyarakat juga membakar satu unit mobil operasional milik Jasa Marga dan ban bekas. Polisi yang datang ke lokasi langsung mengisolasi lokasi agar tidak meluas. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suhardi Alius pun langsung datang ke lokasi unjuk rasa untuk memfasilitasi pertemuan pengunjuk rasa dengan pihak jasa marga.
"Jadi pemicu utama itu tanpa sosialisasi. Jadi masyarakat pagi-pagi mau pakai (terminal bayangan) itu kaget," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/7/2012).
Dia mengungkapkan, masyarakat yang biasa menggunakan terminal bayangan itu untuk berjualan dan mengojek langsung melakukan aksi pemblokiran jalan tol dengan duduk-duduk, dan tiduran di tengah jalan Tol.
Selain itu, masyarakat juga membakar satu unit mobil operasional milik Jasa Marga dan ban bekas. Polisi yang datang ke lokasi langsung mengisolasi lokasi agar tidak meluas. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suhardi Alius pun langsung datang ke lokasi unjuk rasa untuk memfasilitasi pertemuan pengunjuk rasa dengan pihak jasa marga.
(lil)