Kader Demokrat tak puas hasil Pilgub DKI
Kamis, 12 Juli 2012 - 11:45 WIB
Kader Demokrat tak puas hasil Pilgub DKI
A
A
A
Sindonews.com - Hasil pertarungan calon gubernur (cagub) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tak memuaskan para kader Partai Demokrat. Namun demikian, seluruh kader diimbau optimis karena masih ada putaran kedua untuk bertarung kembali memperebutkan kursi DKI 1.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Lamina Suharly mengatakan, perolehan suara cagub DKI Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) memang tidak sesuai harapan. Tapi semua kader berupaya untuk optimis menghadapi putaran kedua September nanti.
"Iya sih hasilnya tidak seperti kami sangka. Tentunya ada putaran kedua kami harus kerja keras lagi," ujar Melani kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Kata Melani, politik memang susah untuk ditebak, tapi kerja keras dan adu strategi tetap menjadi faktor penentu demi merebut hati rakyat. Diharapkan semua elemen partai, bekerja keras.
Namun untuk soal koalisi, Melani menyerahkan sepenuhnya kepada Foke. "Saya enggak tahu soal koalisi, karena kami serahkan kepada Pak Foke," imbuhnya.
Yang terpenting lagi, kepada Humas harus bekerja lebih maksimal lagi. Sejumlah prestasi dan program yang sudah dijalankan Foke sebagai Gubernur DKI Jakarta selama ini harus disosialisasikan ke masyarakat.
Tapi apabila memang putaran kedua tetap kalah maka harus diakui siapa yang akan menjadi pemenang nanti.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Lamina Suharly mengatakan, perolehan suara cagub DKI Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) memang tidak sesuai harapan. Tapi semua kader berupaya untuk optimis menghadapi putaran kedua September nanti.
"Iya sih hasilnya tidak seperti kami sangka. Tentunya ada putaran kedua kami harus kerja keras lagi," ujar Melani kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Kata Melani, politik memang susah untuk ditebak, tapi kerja keras dan adu strategi tetap menjadi faktor penentu demi merebut hati rakyat. Diharapkan semua elemen partai, bekerja keras.
Namun untuk soal koalisi, Melani menyerahkan sepenuhnya kepada Foke. "Saya enggak tahu soal koalisi, karena kami serahkan kepada Pak Foke," imbuhnya.
Yang terpenting lagi, kepada Humas harus bekerja lebih maksimal lagi. Sejumlah prestasi dan program yang sudah dijalankan Foke sebagai Gubernur DKI Jakarta selama ini harus disosialisasikan ke masyarakat.
Tapi apabila memang putaran kedua tetap kalah maka harus diakui siapa yang akan menjadi pemenang nanti.
(lns)