Bawaslu turun langsung awasi Pilgub DKI
Rabu, 11 Juli 2012 - 11:38 WIB
Bawaslu turun langsung awasi Pilgub DKI
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memantau langsung penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta dengan membentuk tim pemantauan bersama yang terdiri dari berbagai instansi terkait.
Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan, pihaknya akan mengawasi pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta kali ini untuk memastikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang ada.
"Bawaslu pada prinsipnya mengawasi, PPS itu merupakan bagian dari KPU jadi kita mengawasi, hendaknya dalam melakukan pungutan suara itu tidak keluar dari peraturan KPU," katanya di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).
Tim pemantauan itu sendiri dibagi menjadi lima tim yang berangkat menuju lima Kotamadya Administratif di Jakarta. Setiap tim, terdiri dari perwakilan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komnas HAM, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, dan pemantau pemilu lain.
Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, pemantauan langsung pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta harus dilakukan, karena semua pihak telah sepakat untuk menjadikan Pilgub DKI Jakarta sebagai barometer pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang.
"Pilgub DKI Jakarta ini adalah barometer untuk Pemilu 2014 mendatang, kita berkomitmen untuk menjaga berlangsungnya Pilgub ini jangan sampai ditemukan ada masalah," katanya saat melakukan pemantauan langsung di wilayah Jakarta Selatan.
Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan, pihaknya akan mengawasi pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta kali ini untuk memastikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang ada.
"Bawaslu pada prinsipnya mengawasi, PPS itu merupakan bagian dari KPU jadi kita mengawasi, hendaknya dalam melakukan pungutan suara itu tidak keluar dari peraturan KPU," katanya di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).
Tim pemantauan itu sendiri dibagi menjadi lima tim yang berangkat menuju lima Kotamadya Administratif di Jakarta. Setiap tim, terdiri dari perwakilan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komnas HAM, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, dan pemantau pemilu lain.
Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, pemantauan langsung pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta harus dilakukan, karena semua pihak telah sepakat untuk menjadikan Pilgub DKI Jakarta sebagai barometer pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang.
"Pilgub DKI Jakarta ini adalah barometer untuk Pemilu 2014 mendatang, kita berkomitmen untuk menjaga berlangsungnya Pilgub ini jangan sampai ditemukan ada masalah," katanya saat melakukan pemantauan langsung di wilayah Jakarta Selatan.
(lil)