Cucu Soeharto berharap Jakarta tak lagi miskin
Rabu, 11 Juli 2012 - 11:15 WIB
Cucu Soeharto berharap Jakarta tak lagi miskin
A
A
A
Sindonews.com - Gendis Wicaksono, salah seorang cucu mantan Presiden Soeharto terlihat mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) 02 Jalan Tanjung, Gondangdia, Jakarta pusat, untuk menggunakan hak pilih Pilgub DKI Jakarta.
Dia datang ditemani seorang pembantu dan sopir sekira pukul 10.00 WIB. Tak berselang lama Gendis duduk, petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) memanggil namanya.
"Ibu Gendis Wicaksono, silakan," ujar petugas PPS di TPS 02 Jalan Tanjung, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012).
Gendis yang mengenakan kaos warna hitam pun masuk ke dalam bilik suara, tak lama kemudian langsung keluar. "Milih siapa mbak?" tanya salah seorang wartawan.
"Rahasia dong," jawabnya.
Gendis mengaku datang sendiri karena keluarga yang lain sedang tidak berada di Jakarta. "Kebetulan di rumah lagi enggak ada siapa-siapa, lagi pada di luar, ada urusan," jelas Gendis.
Cucu mantan presiden Soeharto ini menaruh sejumlah harapan terhadap gubernur yang terpilih nanti, menurutnya persoalan ini menjadi harapan semua warga Jakarta.
"Mudah-mudahan Jakarta tidak lagi macet, banjir, dan kemiskinan," pungkasnya sambil masuk ke dalam mobilnya.
Dia datang ditemani seorang pembantu dan sopir sekira pukul 10.00 WIB. Tak berselang lama Gendis duduk, petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) memanggil namanya.
"Ibu Gendis Wicaksono, silakan," ujar petugas PPS di TPS 02 Jalan Tanjung, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012).
Gendis yang mengenakan kaos warna hitam pun masuk ke dalam bilik suara, tak lama kemudian langsung keluar. "Milih siapa mbak?" tanya salah seorang wartawan.
"Rahasia dong," jawabnya.
Gendis mengaku datang sendiri karena keluarga yang lain sedang tidak berada di Jakarta. "Kebetulan di rumah lagi enggak ada siapa-siapa, lagi pada di luar, ada urusan," jelas Gendis.
Cucu mantan presiden Soeharto ini menaruh sejumlah harapan terhadap gubernur yang terpilih nanti, menurutnya persoalan ini menjadi harapan semua warga Jakarta.
"Mudah-mudahan Jakarta tidak lagi macet, banjir, dan kemiskinan," pungkasnya sambil masuk ke dalam mobilnya.
(lns)