Penembakan bos sekuriti diduga bermotif dendam

Kamis, 31 Mei 2012 - 15:49 WIB
Penembakan bos sekuriti...
Penembakan bos sekuriti diduga bermotif dendam
A A A
Sindonews.com - Polisi hingga kini masih mendalami kasus pembunuhan bos pengusaha jasa pengamanan Red Guard, Husein Witarja Komara diduga dilatarbelakangi oleh motif dendam.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso terus menggali keterangan dari enam tersangka yang sudah tertangkap.

“Ada dugaan jika motif penembakan adalah dendam keluarga,” kata Abdul Rakhman menjelaskan kepada wartawan saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Kamis (31/5/2012).

Dari informasi yang dihimpun keenam tersangka yang diringkus yakni A, J, Ds, S, I, dan CG. Mereka ditangkap di tempat yang berbeda seperti di Jalan Terusan Jakarta dan di daerah Cimahi.

“Otak pelaku sudah mengarah ke I dan CG,” ungkap seorang sumber di Mapolrestabes Bandung. Hingga kini penyidik masih memeriksa keenam tersangka.

Untuk sementara, para tersangka ditahan di ruang tahanan Mapolrestabes Bandung.
Seperti diketahui, Husein yang juga seorang pengusaha jasa pengamanan Red Guard tewas dengan tiga luka tembak di dada dan lehernya. Dia ditemukan tewas Jalan Kapten Tendean, RT 05 RW 08, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat 4 Mei lalu.(azh)
()
Berita Terkini
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
32 menit yang lalu
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
59 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
1 jam yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
1 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
3 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved