Polisi kejar penyerangan Anas-Ibas

Jum'at, 25 Mei 2012 - 18:31 WIB
Polisi kejar penyerangan...
Polisi kejar penyerangan Anas-Ibas
A A A
Sindonews.com - Polda Maluku Utara masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka penyerang Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di Bandara Sultan Babullah, Ternate Maluku Utara (Malut). Penyerangan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Utara (Malut), Thaib Armaiyn.

Kapolda Malut, Brigjen pol Affan Richwanto mengatakan dua orang tersangka tersebut yakni Dedy (43) dan Boy Andres (33). Dedy ditangkap tadi pagi sekira pukul 10.30 WIT waktu setempat di kediamannya. Sementara Boy sendiri masih dalam pengejaran polisi.

"Dedy diketahui sebagai Sekretaris Pribadi Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn, sementara Andres adalah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Ternate. Keduanya diduga kuat sebagai pelaku pengeroyokan," ujar Affan menjelaskan kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolda Malut, Jumat (25/5/2012).

Menurut Affan, semua simpatisan yang hadir di Bandara saat Anas dan Ibas bersama rombongan tiba di bandara di bawa kepimpinan Thaib Armaiyn, yang kebetulan mencalonkan diri sebagai ketua DPD Demokrat Malut pada kegiatan Musda nanti. Para pendukung Thaib itu juga diakui Affan, seluruhnya mengenakan seragam demokrat yang bertuliskan nama Thaib.

Affan menjelaskan, polisi akan bekerja profesional guna mengusut dugaan tindak pidana. Sementara sanksi secara internal terhadap kader yang bersangkutan diserahkan sepenuhnya kepada partai.

Ia menambahkan, proses pengamanan di bandara saat kedatangan Anas dan Ibas sudah sesuai prosedur. Namun Affan mengaku pengamanan tersebut terkesan mendadak. hal ini dikarenakan, polisi tidak menduga lantaran pelaku pemukulan juga merupakan kader Demokrat.

"Hanya saja, massa yang melakukan pengeroyokan terhadap petinggi Demokrat muncul di landasan pacu (Runway) Bandara dengan mengenakan seragam partai. Tanpa diduga, melakukan aksi pemukulan," ucapnya.

Terkait masalah ini, Affan belum bisa memastikan apakah Gubernur Maluku Utara itu juga akan diperiksa atas kasus penyerangan terhadap Anas dan Ibas di Bandara Ternate. "Kita harus lihat dulu perkembangan kasusnya,” tandas Affan.(azh)
()
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
16 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved