JK jangan lagi dikultuskan para kader sepuh Golkar

Sabtu, 05 Mei 2012 - 08:01 WIB
JK jangan lagi dikultuskan...
JK jangan lagi dikultuskan para kader sepuh Golkar
A A A
Sindonews.com - Partai Golkar terus memanas. Pasalnya, muncul dua kubu di internal partai berlambang pohon beringin itu. Kedua kubu sama-sama memiliki calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang yakni Aburizal Bakrie dan Jusuf Kalla.

Seperti terlihat di Bali. Para kader senior atau tokoh sepuh Partai Golkar di Bali diimbau agar tidak mengukultuskan Jusuf Kalla (JK) dalam dalam pencapresan 2014 mendatang.

Himbauan itu disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar Bali I Ketut Sudikerta setelah mencermati dinamika politik yang terjadi. "Kami meminta para tokoh dan sesepuh Golkar agar lebih mengedepankan kepentingan partai yakni demi kepentingan bangsa, ketimbang mengedepankan kepentingan pribadi," ujar Sudikerta kepada wartawan di sekretariat DPD Golkar Bali Jalan Suropati, Denpasar, Jumat (4/5/2012).

Seperti diketahui, suara-suara internal dimotori tokoh sepuh belakangan kian kencang terkait figur yang akan diusung sebagai capres, dengan menggulirkan sosok JK. Terhadap hal itu, Sudikerta mengharapkan kader-kader senior agar berbicara dalam konteks kepentingan negara dan kepentingan partai yang lebih luas.

"Jangan mengedepankan kultus individu (JK),” tegasnya didampingi Sekretaris DPD I Komang Purnama. Dia lalu mengingatkan, hasil rapat kerja daerah di Bali tahun lalu yang merekomendasikan nama Aburizal Bakrie untuk diusung menjadi sebagai presiden 2014.

Karena itu, jika belakangan muncul suara lain seperti digulirkan Ketua DPD Banda Aceh Muntasir Hamid bahwa tidak semua DPD tingkat II se-Indonesia mendukung Ical, hal itu ditepis Sudikerta.

Bali sebagai inisiator pencalonan Ical, saat pertemuan semua DPD tingkat I telah sepakat mendukung bos Bakrie Group tersebut sebagai capres yang diusung Golkar.

Demikian juga atas keinginan DPD Golkar Sulawesi yang mencalonan JK, menurut Sudikerta hendaknya mereka mengacu keputusan yang telah disepakati bersama di Bali. Klaim seperti itu dinilai sah-sah saja namun faktanya sikap DPD I Sulawesi tetap sama dengan Aceh maupun Bali yang tetap mendukung pencapresan Ical.(lin)
()
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
11 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
31 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved