Gubernur Bengkulu siap jalani eksekusi

Minggu, 08 April 2012 - 12:03 WIB
Gubernur Bengkulu siap...
Gubernur Bengkulu siap jalani eksekusi
A A A
Sindonews.com - Setelah beberapa kali dikabarkan mangkir dari pelaksanaan eksekusi, Gubernur Bengkulu nonaktif Agusrin Najamuddin menyatakan siap untuk menjalani pidana atas konsekuensi hukumannya terkait kasus korupsi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)/Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Provinsi Bengkulu.

Melalui kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra, Agusrin hanya berharap jika putusan dari Mahkamah Agung tersebut bisa dilakukan di Jakarta. Hal ini dikarenakam Agusrin masih ingin mendapatkan kesempatan memakai haknya mengajukan upaya hukum luar biasa atau Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas kasus yang menderanya saat ini.

"Agusrin siap untuk menjalankan eksekusi secara sukarela tanpa harus ada penjemputan paksa yang justru menimbulkan beragam interpretasi. Dia hanya minta eksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) dilakukan di Jakarta, mengingat hari Selasa 10 April 2012 dia harus menghadiri sidang PK di PN Jakarta Pusat," jelas Yuzril dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Minggu (8/4/2012).

Sementara itu, Yusril juga membantah jika kliennya dikabarkan telah melarikan diri setelah dua kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu. Yusril menegaskan bahwa kabar yang memperkirakan Agusrin melarikan diri lantaran tak memenuhi panggilan Kejari Bengkulu tanpa ada alasan yang jelas tidak benar adanya.

"Berita-berita Agusrin buron di beberapa media tidaklah benar. Agusrin koperatif dengan Kejari Bengkulu," bantah Yusril.

Yusril bahkan dapat mengatakan hal seperti itu setelah dirinya berkomunikasi dengan kliennya. Kepadanya, Agusrin mengaku tak ada niatan untuk melarikan diri.

Yusril juga menambahkan, kliennya tersebut juga telah berkomunikasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu dan mengaku akan memenuhi panggilan.

"Saya barusan bicara melalui telepon dengan Agusrin. Tidak ada maksud dia untuk melarikan diri segala. Dia sudah bicara dengan Kajati Bengkulu dan siap akan memenuhi panggilan. Kajati Bengkulu juga sudah lapor ke Kejagung perkembangan ini," tegasnya.(azh)
()
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
24 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
36 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
52 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved