Kejari didesak tuntaskan kasus korupsi Bulukumba

Minggu, 26 Februari 2012 - 14:16 WIB
Kejari didesak tuntaskan...
Kejari didesak tuntaskan kasus korupsi Bulukumba
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bulukumba H Askar HL, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, menuntaskan kasus dugaan
korupsi yang sedang ditangani.

Menurut dia, terutama kasus pengadaan instalasi air bersih tenaga bayu atau kincir angin, yang saat ini tengah dalam proses penyelidikan. Hal tersebut, menurutnya agar, bisa segera diketahui letak permasalahan, sehingga tidak bisa difungsikan.

“Kami mendukung langka Kejari yang berencana akan memanggil konsultan bersama pengawas proyek,” ungkap Askar, saat dihubungi via ponselnya, Minggu (26/2/2012).

Pasalnya, jika hal tersebut dibiarkan, sama halnya buang-buang anggaran saja. Sebab masyarakat juga tidak bisa menikmai hasil pengerjaan proyek yang telah menelan anggaran sekira Rp4,1 miliar tersebut.

Lebih lanjut, Askar yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bulukumba itu menjelaskan, pihaknya mendorong untuk diproses agar menjadi pelajaran bagi rekanan lain.

Sebab, kata dia, hampir semua proyek di daerah ini diduga bermasalah. Sehingga, perlu ada pembelajaran supaya kedepan rekanan bekerja berdasarkan pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang ada.

“Kita tidak mau semua pekerjaan bermasalah. Nah, untuk menghilangkan kebiasaan ini setiap proyek yang diduga terjadi kerugian negara harus diselesaikan secara tuntas supaya rekanan tidak bermain lagi,” ujar dia.

Terpisah, Koordinator Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Wilayah Bulukumba Makmur Masda menambahkan, rencana Kejari memanggil pihak penanggungjawab sudah tepat. Meski belum ada hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Sulselbar, Namun Makmur proyek tersebut diduga kuat telah terjadi penyimpangan anggaran.

Hal tersebut kata dia, bisa dilihat dari anggaran yang cukup besar, namun hingga sekarang belum menghasilkan apa-apa. Padahal, keberadaan kincir angin ini diharapkan bisa menutupi kebutuhan warga Mariorennu khususnya air minum.
()
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
8 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
8 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
9 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
9 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
11 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
12 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved