Kemelut Aceh dikhawatirkan picu perang cumbok

Jum'at, 13 Januari 2012 - 08:04 WIB
Kemelut Aceh dikhawatirkan...
Kemelut Aceh dikhawatirkan picu perang cumbok
A A A
Sindonews.com - Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar Aceh mengatakan elit politik diminta untuk mengakhiri konflik kepentingan terkait Pemilukada karena ini dikhawatirkan akan mengganggu perdamaian di Aceh.

"Yang terpenting bagi Aceh saat ini adalah iklim keamanan yang kondusif, sehingga membuat ekonomi masyarakat berkembang. Kalau kondisi keamanan yang tidak menentu, akan membuat investor enggan melirik Aceh" kata Nazar kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (12/1/2012).

Nazar mengatakan rakyat Aceh sudah lelah dengan konflik. Elit politik diminta untuk tidak memanfaatkan situasi sehingga akan menyeret lagi Aceh ke ranah konflik. Konflik dinilai hanya akan merugikan rakyat.

Nazar khawatir kalau kisruh ini tak segera dihentikan maka Aceh akan kembali ke konflik antar elite seperti yang pernah terjadi di daerah itu pada 1946 hingga 1947. Konflik itu dikenal dengan perang cumbok. "Perang cumbok adalah konflik antar-elite politik di Aceh," tuturnya.

Perang cumbok adalah pertikaian antara ulama dengan kaum bangsawan (Hulu balang). Banyak jatuh korban jiwa dikedua pihak dalam perang tersebut. "Jangan sampai ini terulang lagi, rakyat Aceh sudah sangat lelah dengan konflik. Sepanjang sejarah Aceh dipenuhi dengan konflik," sebut Nazar.

Terkait dengan adanya gugatan Mendagri Gamawan Fauzi ke Mahkamah Konstitusi, Nazar mengaku siap menerima apapun keputusan MK, apakah Pilkada ditunda atau dilanjutkan. “Kalau kemudian ditunda dan dibuka pendaftaran calon kembali, tidak masalah. Saya sebagai peserta ikut saja apapun keputusannya,” kata Nazar.

Nazar termasuk seorang kandidat calon Gubernur Aceh 2012-2017. Hari ini Nazar resmi mendeklarasikan dirinya sebagai calon kandidat berpasangan dengan Nova Iriansyah, anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

Pasangan ini diusung koalisi Demokrat, PPP dan Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA) dan menjadi satu-satunya pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur yang diusung partai politik.

Menurut Nazar, makin ramai yang daftar, membuat pertarungan di Pilkada makin seru. "Seperti film, makin ramai pemain kan makin bagus filmnya,” celoteh Nazar. Namun, kata dia, yang terpenting adalah bagaimana semua kandidat bisa bersaing secara sehat dalam merebut dukungan masyarakat.
()
Berita Terkini
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
9 menit yang lalu
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
53 menit yang lalu
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
11 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
11 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
13 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
14 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved