Gubernur Sulsel Pilih Fokus Atasi Episentrum Penyebaran Covid-19

Selasa, 07 April 2020 - 21:13 WIB
Gubernur Sulsel Pilih...
Gubernur Sulsel Pilih Fokus Atasi Episentrum Penyebaran Covid-19
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, memilih fokus mengatasi episentrum penyebaran Covid-19 di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros. Meskipun, ada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9/2020, tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (Baca: Pria Ini Tertangkap Basah Lagi Asyik Selingkuhi Janda saat Ada Razia Covid-19)

Menurut Nurdin, tidak semua wilayah memiliki kesamaan. Sebelum PSBB itu dibuat, sebagian Sulsel sudah melakukan beberapa langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Yakni dengan meliburkan sekolah, bekerja dari rumah, physical distancing, dan sosial distancing.

“Saya ingin sampaikan kepada kita semua, kita harus berhati-hati memberlakukan (PSBB) di Sulsel, karena tidak semua wilayah sama dari 24 kabupaten/kota. Episentrum penyebaran mulai dari Makassar, dan daerah penyangga kita Gowa dan Maros. Nah ini sekarang kita fokus disini. Kita jangan lupa bahwa Sulsel ini adalah penyangga pangan nasional,” kata Nurdin Abdullah saat video conference dengan wartawan, Selasa (7/4/2020).

Sulsel sebagai daerah penyangga pangan nasional, menjadi pertimbangan Nurdin Abdullah. “Bagaimana nantinya kalau semua petani kita di rumahkan? Sekarang ini lagi musim tanam. Jangan-jangan justru bukan Corona yang membunuh kita, tapi kita mati kelaparan," ujarnya.

Menurut orang nomor satu Sulsel ini, perlu dipikirkan bersama. Inovasi daerah ini penting. Bagaimana daerah masing-masing melakukan inovasi. “Khusus Makassar sebagai episentrum penularan, tentu kita lebih tegas lagi memberlakukan aturan pencegahan Covid-19,” tegasnya.

Sejauh ini kata dia, Gugus Tugas Covid-19 terus melakukan upaya untuk mencegah penularan Covid-19, di antaranya, melakukan pemetaan beberapa wilayah yang memang menjadi pusat penularan.

“Kita coba lakukan isolasi wilayah, apakah mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Tapi ini ada resikonya. Tidak mungkin orang dirumahkan tanpa diberikan bekal," tandasnya.

https://daerah.sindonews.com/read/1581652/174/pria-ini-tertangkap-basah-lagi-asyik-selingkuhi-janda-saat-ada-razia-covid-19-1586249165
(sms)
Berita Terkait
Dampak COVID-19, Pembangunan...
Dampak COVID-19, Pembangunan Creative Hub Sulsel Melambat
BNPB Tetapkan Tangerang...
BNPB Tetapkan Tangerang Selatan Zona Merah Covid-19
Zona COVID-19 di Sulsel:...
Zona COVID-19 di Sulsel: 1 Zona Hijau, 11 Oranye, dan 12 Kuning
Naik Status Zona Oranye...
Naik Status Zona Oranye Covid-19, Pemkot Solo Semakin Waspada
Provinsi Sulsel Kini...
Provinsi Sulsel Kini Bebas dari Zona Merah COVID-19
Gawat! 23 Kelurahan...
Gawat! 23 Kelurahan di Kota Tangerang Zona Merah Covid-19
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
1 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
2 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
2 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
3 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved