Wali Kota Prabumulih ODP Usai Melayat, Ini Penjelasan Satgas COVID-19 Sumsel

Sabtu, 04 April 2020 - 12:40 WIB
Wali Kota Prabumulih...
Wali Kota Prabumulih ODP Usai Melayat, Ini Penjelasan Satgas COVID-19 Sumsel
A A A
PALEMBANG - Satgas Penanggulangan COVID-19 Sumatera Selatan (Sumsel) angkat bicara tentang kabar di media sosial yang menyebut Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) karena melayat seseorang yang meninggal positif COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Sumsel, Yusri menjelaskan bahwa untuk orang yang melayat seseorang yang meninggal karena positif terjangkit virus corona (COVID-19) tidak akan ada masalah dengan mayatnya. Karena mayat telah diurus dan dibungkus sesuai protokol kesehatan. (Baca juga: Pasien Positif COVID-19 di Prabumulih Belum Diberi Bantuan Makanan)

“Aman-aman saja, melayat tidak apa-apa kecuali mayatnya dibuka dan dicium-cium, itu baru masalah. Kan pemakamannya oleh petugas sesuai protokol,” ujarnya lewat sambungan telepon, Sabtu (4/4/2020).

Namun yang harus dipahami dan dipatuhi, lanjut Yusri, dalam melayat pasien yang meninggal jangan terlalu ramai dan sebaiknya menggunakan masker. “Kenapa? Karena bisa saja salah satu dari pelayat itu ada penyakit, jadi bukan dari mayatnya. Petugas yang memakamnya juga dengan alat pelindung diri atau APD,” kata Kasi Surveilance dan Imunisasi Sumsel ini.

Diketahui update per 3 April 2020, di Sumsel kasus positif corona telah mencapai 12 pasien dengan 2 di antaranya meninggal dunia. Kasus ke-12 merupakan seorang perempuan yang masih ada hubungan dengan almarhum kasus 01 asal Kota Palembang.

Di Sumsel, pasien positif corona berasal dari dua kabupaten dan dua kota, yakni Kota Palembang dan Prabumulih, selanjutnya Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) serta Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Namun untuk Prabumulih ditetapkan menjadi zona merah karena terdapat lima positif dan juga kasus kedua hingga ke lima transmisi atau penularan lokal dari kasus positif 02. Sementara daerah lain masih bertatus kuning, karena kasus positifnya penularan dari luar daerah.
(shf)
Berita Terkait
Usuluan PSBB Disetujui,...
Usuluan PSBB Disetujui, Walikota Prabumulih Mengku Senang
Bertambah 71 Orang,...
Bertambah 71 Orang, Kasus Positif COVID-19 Sumsel Menjadi 2.326
Gubernur Sumatera Selatan...
Gubernur Sumatera Selatan Imbau Warga Patuhi Larangan Mudik
Walikota Sebut Zona...
Walikota Sebut Zona Merah Covid-19 Prabumulih Hanya Asumsi
Pemkot Prabumulih Bersiap...
Pemkot Prabumulih Bersiap Lakukan PSBB
Dua Warga Prabumulih...
Dua Warga Prabumulih Kembali Menambah Jumlah Positif Virus Corona
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
21 menit yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
1 jam yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
1 jam yang lalu
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
2 jam yang lalu
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
3 jam yang lalu
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
4 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved