Heboh, Fenomena Gelembung Udara Besar di Perairan Dekat Gunung Anak Krakatau

Kamis, 02 April 2020 - 19:52 WIB
Heboh, Fenomena Gelembung...
Heboh, Fenomena Gelembung Udara Besar di Perairan Dekat Gunung Anak Krakatau
A A A
KALIANDA - Masyarakat dibuat heboh video viral fenomena gelembung udara berukuran besar ditemukan di Perairan Selat Sunda Lampung. Fenomena ini muncul di bibir pantai Gunung Anak Krakatau, Kamis (2/4/2020).
Heboh, Fenomena Gelembung Udara Besar di Perairan Dekat Gunung Anak Krakatau

Fenomena ini terekam dalam video amatir yang direkam oleh Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung. (Baca: Kembali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Vulkanik 2.000 Meter)

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi menduga kemunculan gelembung itu ada kaitannya dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Saat ini masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah.

“Kemunculan fenomena alam gelembung udara di Lautan Selat Sunda ditemukan secara tak sengaja petugas pengamanan dari BKSDA Bengkulu Lampung saat berpatroli menggunakan kapal di sekitar Cagar Alam dan Cagar Alam Laut Kepulauan Krakatau,” kata dia.

Menurut dia, gelembung udara berjumlah lebih dari satu ditemukan di bagian sisi timur Gunung Anak Krakatau. Dari kejauhan terlihat permukaan air laut seperti sedang bergolak bentuknya mirip dengan gelembung yang dikeluarkan pompa di dalam akuarium.

“Fenomena itu berupa gelembung besar yang menyembur dari dasar ke permukaan air laut. Gelembung itu tak cuma satu ada yang lainnya dan aktivitas gelembung itu menyebabkan air di sekitar lokasi menjadi bergolak,” timpalnya.

Andi Suardi mengatakan,kalau di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak tahun 2007 setidaknya memang ada gelembung dan sedikit menjadi hangat di satu titik di pantai GAK.

Gelembung yang muncul di Selat Sunda itu berasal dari lubang-lubang yang ada di tubuh Gunung Anak Krakatau Karena di bagian tubuh gunung api ada lubang-lubang keluar gas dan suhunya sedikit hangat adalah fenomena umum.

Meski gelembung yang muncul terjadi menerus tapi, kata dia berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini masih tenang.

“Secara umum aktivitas GAK sejak 1 bulan terakhir relatif tenang jumlah gempa vulkanik yang terekam sedikit kurang lebih 5 kejadian per hari. Demikian juga secara visual berupa hembusan asap putih dengan tinggi 50-100 meter per harinya.Untuk diketahui Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia. Bahkan letusannya pada 22 Desember 2020 telah memicu terjadinya gelombang tsunami yang menerjang Lampung dan Banten,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Aktivitas Gunung Api...
Aktivitas Gunung Api Meningkat, Waspadai Letusan Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau...
Gunung Anak Krakatau Erupsi Muntahkan Material Vulkanik Setinggi 3 Km
Gunung Anak Krakatau...
Gunung Anak Krakatau Erupsi selama 41 Detik, Semburkan Abu Vulkanik
Gunung Anak Krakatau...
Gunung Anak Krakatau Meletus, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1 Km
Gunung Anak Krakatau...
Gunung Anak Krakatau Siaga Level 3, Warga Dilarang Keras Mendekat
BNPB: Rentetan Gempa...
BNPB: Rentetan Gempa di Selat Sunda Tak Terkait Gunung Anak Krakatau
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
1 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
3 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
4 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
4 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
5 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved