alexametrics

Santri Asal Merangin Ini Isolasikan Diri di Gubuk Jauh dari Rumahnya

loading...
Santri Asal Merangin Ini Isolasikan Diri di Gubuk Jauh dari Rumahnya
Santri Asal Merangin Ini Isolasikan Diri di Gubuk Jauh dari Rumahnya
A+ A-
MERANGIN - Salah satu santri Asal Merangin, Jambi yang menuntut ilmu di daerah Tasikmalaya, harus rela mengkarantina diri sendiri di gubuk tak jauh dari rumahnya di Desa Margoyoso, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin.

Salah satu santri berinisial Aj (16), baru pulang dari pesantren tempatnya menuntut ilmu pada Senin (31/3) lalu.



Saat dikunjungi Bupati Merangin Al haris, Tenaga kesehatan, dan sejumlah awak media, ia terlihat tidak berani keluar dari Gubuk dan menjauh dari orang lain.

Beberapa orang yang menggunakan alat pelindung diri (APD) langsung memanggil santri tersebut untuk melakukan cek suhu tubuh.

"Alhamdulillah, suhu tubuh Santri ini masih normal. Kita berharap tidak ada gejala selama Isolasi sendiri,"ungkap salah satu tenaga kesehatan saat melakukan cek kesehatan.

Sementara itu, Orang tua AJ, Menuturkan jika isolasi tersebut adalah inisiatif sendiri dan merupakan permintaan anaknya sendiri.



"Dia tidak mau masuk ke rumah. Jadi ingin dipondok itu tidurnya. Kami keluarga sudah menyiapkan kasur dan semua keperluan dirinya,"ungkap Orang tuanya sambil tertunduk sedih.

Meski demikian, kata dia, untuk makan dan keperluan lain tetap disiapkan selama di Isolasi mandiri.

"Saya minta doa semuanya. Semoga tidak ada penyakit menular tersebut pada anak saya. Ini juga salah satu yang kami lakukan untuk memutus penyebaran penyakit corona,"harap orang tua AJ sembari meminta doa.

Sementara itu, Bupati Merangin Al Haris saat memantau warga tersebut sangat mengapresiasi. Karantina mandiri tersebut, kata dia, wajib di contoh oleh masyarakat Kabupaten Merangin agar terhindar dari wabah virus corona.

Selain meninjau, Bupati Merangin Al Haris juga sempat mengetes suhu tubuh warga yang dikarantina tersebut menggunakan thermo gun. Dalam pengetesan suhu tubuh warga tersebut, suhunya dalam kondisi normal.

“Karantina mandiri ini sangat baik dan ini perlu di contoh masyarakat lain yang pulang dari daerah terpapar virus corona, sebab lebih baik kita mengantisipasi sebelum terjadi,”ucap Al Haris.

Selain itu, Bupati Merangin juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin selalu menjaga kebersihan dan jaga kesehatan, hindari lokasi-lokasi yang mengundang banyak massa.

“Alhamdulillah, hingga saat ini warga Kabupaten Merangin masih dalam keadaan aman hanya ada 19 orang yang ODP, dan untuk itu tim gugus tugas selalu bekerja untuk mengantisipasi wabah virus corona,”pungkasnya.
(pur)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak