Ditolak Warga, Jenazah COVID-19 Terlantar di Rumah Sakit Sorong

Selasa, 31 Maret 2020 - 13:27 WIB
Ditolak Warga, Jenazah...
Ditolak Warga, Jenazah COVID-19 Terlantar di Rumah Sakit Sorong
A A A
SORONG - Satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di Kota Sorong, Papua Barat, meninggal dunia, Senin (30/3/2020) malam. PDP berjenis kelamin Perempuan dan berusia 47 tahun itu dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIT oleh tim dokter yang menangani di RS Rujukan Sele Be Solu.

Juru Bicara Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku, membenarkan informasi meninggalnya satu orang PDP tersebut. "Memang benar, tadi malam satu orang pasien dalam pengawasan yang dirawat di rumah sakit sele be solu meninggal dunia. Pasien ini berjenis kelamin perempuan dan berusia 47 tahun," ungkap Ruddy dalam rilis update COVID-19 Kota Sorong, Selasa (31/3/2020). (Baca juga: Tangani Wabah Corona, Darurat Sipil Sebaiknya Pilihan Terakhir)

Ruddy mengungkapkan, sebelum meninggal dunia, PDP tersebut sudah dirawat selama lima hari di RS Sele Be Solu. Selama dirawat, tim medis belum mengambil sampel dari pasien tersebut. "Tim medis belum sempat mengambil sampel, tapi yang bersangkutan sudah meninggal dunia," ujarnya.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, PDP sempat akan langsung dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rufei. Namun, masyarakat yang tinggal di sekitar tempat pemakaman menolak. Akhirnya jenazah ini dibawa kembali ke kamar jenazah RS Sele Be Solu.

"Hingga saat ini memang pasien belum juga dimakamkan, karena adanya penolakan dari warga sekitar TPU. Pasien berada di dalam kamar jenazah sudah lebih dari empat jam. Kita berdoa semoga jenazah bisa segera dimakamkan," harapnya.

Sementara itu, untuk total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 92 orang, yang selesai dalam pemantauan sebanyak 8 orang, jadi total ODP sisa 84 orang. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 5 orang, PDP yang sudah sembuh dan telah pulang sebanyak 2 orang, PDP yang masih dirawat 3 orang dan PDP meninggal dunia 1 orang. Jadi total PDP yang masih dirawat sebanyak 2 orang.

"Sampel yang diperiksa ada 13 sampel, yang positif COVID-19 sebanyak 2 orang, negatif COVID-19 sebanyak 2 orang. Satu orang positif COVID-19 meninggal dunia dan satu PDP meninggal dunia, tapi belum diperiksa sampelnya," ujarnya.

PDP yang meninggal Senin (30/3/2020) malam, bukan merupakan orangtua dari pasien positif COVID-19. "Menurut keterangan dari tim medis, PDP positif COVID-19 yang masih dirawat saat ini kondisinya stabil dan sudah menunjukkan kemajuan. Kita berdoa semoga pasien positif yang masih dirawat ini, bisa segera sembuh dan sehat kembali," pungkasnya.
(nbs)
Berita Terkait
Pasien Positif Corona...
Pasien Positif Corona di Kabupaten Jayapura Bertambah 3 Orang
15 Pasien Corona di...
15 Pasien Corona di Papua Sembuh
Transmisi Lokal, 1 Lagi...
Transmisi Lokal, 1 Lagi Warga Kota Sorong Dinyatakan Positif COVID-19
1 Pria Berstatus PDP...
1 Pria Berstatus PDP di Kota Sorong Meninggal Dunia
Dua Anak di Sorong Positif...
Dua Anak di Sorong Positif COVID-19 Akibat Transmisi Lokal
21 Tenaga Medis RS Ciremai...
21 Tenaga Medis RS Ciremai Isolasi Mandiri Gara-gara Pasien Tak Jujur
Berita Terkini
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
2 menit yang lalu
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
21 menit yang lalu
Jalan Lenteng Agung...
Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sementara, Ini Jalur Alternatif bagi Pengendara
52 menit yang lalu
Nanik S Deyang Ancam...
Nanik S Deyang Ancam Tutup SPPG Jika Tak Beli Telur Langsung dari Peternak
53 menit yang lalu
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
3 jam yang lalu
Buntut Pengunjung Masuk...
Buntut Pengunjung Masuk Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved