Antisipasi Kelangkaan Gas LPG Bupati Agus Ambo Djiwa Lakukan Pengawasan

Senin, 30 Maret 2020 - 15:51 WIB
Antisipasi Kelangkaan...
Antisipasi Kelangkaan Gas LPG Bupati Agus Ambo Djiwa Lakukan Pengawasan
A A A
PASANGKAYU - Pasangkayu saat ini sedang masa tanggap darurat Covid-19. Sejumlah langkah pencegahan dilakukan oleh Pemkab melalui Gugus Tugas COVID-19, termasuk upaya mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 Kg (melon) dan bahan pangan lainnya.

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menyampaikan, bahwa bagi para konsumen LPG 3 Kg (melon) wajib menyertakan kartu keluarga (KK) saat melakukan pembelian. Ini untuk menghindari pembelian secara massal oleh satu orang tertentu.

“Masyarakat yang mau membeli LPG 3 Kg, wajib menyertakan KK. Agar tidak terjadi kelangkaan. Kami juga dengan pihak Kepolisian dan TNI aktif melakukan pengawasan dan pementauan ketersediaan bahan sembako. Serta mengantisipasi adanya penimbunan” tegas Agus saat menyampaikan laporan ke Gubernur Sulbar via vidioconfrence, Senin, (30/3/2020).

Kendati begitu, lanjut Agus, untuk mengantisipasi kelangkaan bahan makan selama empat bulan kedepan, pihaknya telah menginstruksikan semua Kepala Desa untuk memanfaatkan lahan kosong. Menanam umbi-umbian, pisang, jagung, sayur-sayuran, dan tanaman sebagai sumber bahan pokok lainnya.

“Saya akan mengeluarkan edaran untuk para kepala desa memanfaatkan lahan kosong, mengantisipasi kelangkaan bahan pangan,” terangnya.

Terkait upaya pencegahan Covid-19, Bupati Agus menyampaikan pihaknya masih terus melakukan pembatasan akses masuk di perbatasan Pasangkayu. Untuk kapal asing yang bersandar di pelabuhan Tanjung Baku, pihaknya telah menetapkan standar opresianal prosedur (SOP).

“Jadi untuk kapal asing yang bersandar, kami tidak biarkan ABK nya turun ke dermaga, tapi nanti tim perusahaan yang kesana dan menyetok kebutuhan mereka. Para ABK juga kami screening,” jelas bupati dua periode itu.

Dilaporkannya juga jumlah orang dalam pemantauan (OPD) di Pasangkayu hingga saat ini mencapai 95 orang, namun dinyatakan selesai pemantauan sebanyak 12 orang sehingga tersisa OPD sebanyak 83 orang.

“Saat ini kami memiliki alat pelindung diri sebanyak 77 set dan rapid test sebanyak 300 buah. Jadi kami telah melakukan semua upaya pencegahan yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat,” pungkasnya.
(atk)
Berita Terkait
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Menggelar Ratas Evaluasi BLT dan BST
Pemkab Pasangkayu Siap...
Pemkab Pasangkayu Siap Dikunjungi Menteri Perikanan RI
Agus ADJ dan Herny Bagikan...
Agus ADJ dan Herny Bagikan 1000 Paket Sembako di Pasangkayu
Pemberdayaan Naker Disabilitas,...
Pemberdayaan Naker Disabilitas, Disnaker Muba Sinergis bersama IndoAgri
Bupati Agus Lantik Anggota...
Bupati Agus Lantik Anggota BPD Se Kabupaten Pasangkayu
DPP Partai Golkar Tetapkan...
DPP Partai Golkar Tetapkan Musda Golkar Sulbar 18-19 Juli 2020
Berita Terkini
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
54 menit yang lalu
Perkuat Pelayanan Masyarakat,...
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
1 jam yang lalu
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
1 jam yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
2 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
5 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
6 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved