Kasus Pertama Positif Corona di Bukittinggi, Empat Pengidap Covid-19 Diisolasi

Jum'at, 27 Maret 2020 - 02:42 WIB
Kasus Pertama Positif...
Kasus Pertama Positif Corona di Bukittinggi, Empat Pengidap Covid-19 Diisolasi
A A A
BUKITTINGGI - Kasus pertama positif Corona di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat terungkap. Petugas langsung menjemput keluarga pasien yang diduga merupakan klaster Sri Petaling, Malaysia dan melacak riwayat kontak pasien dengan orang lain.

Hingga Kamis (26/3/2020) malam, empat pasien positif Corona dirawat di ruang isolasi RSUD dr Achmad Mochtar Bukittinggi. Sementara, seorang pasien yang sebelumnya diisolasi meninggal dunia dengan hasil tes swap negatif Corona.

Hasil swap laboratorium Universitas Andalas menyatakan pasien 08 RSAM positif Covid-19. Pasien 08 perempuan berusia 47 tahun masuk rumah sakit pada Sabtu 21 Maret 2020 dengan keluhan demam tinggi dan terindikasi Corona.

Kamis siang petugas menjemput tiga anggota keluarga untuk memastikan kemungkinan terpapar. Salah satunya merupakan suami pasien yang diduga merupakan carrier atau pembawa virus sepulang dari tabligh akbar di Malaysia pada 3 Maret lalu. (Baca juga: Pasien ODP Covid yang Kabur di Bukittinggi Belum Ditemukan)

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyebutkan hingga Kamis sore RSAM merawat empat pasien positif Corona. Dua merupakan warga Bukittinggi dan dua lainnya warga Tanah Datar dan Padang.

“Sudah ada satu positif dan kita tunggu hasil laboratorium pasien lain. Sekarang ada 11 pasien yang diisolasi di RSAM, satu meninggal dari Solok Selatan dan yang empat positif kita masukkan langsung ke isolasi,” ujarnya, Kamis (26/3/2020).

Sementara, pasien RSAM nomor 01 yang sebelumnya diisolasi PDP Corona karena kondisinya membaik dipulangkan dengan status isolasi mandiri. Pada Kamis malam terpaksa kembali dijemput ke rumahnya karena kembali mengalami demam tinggi dan hasil lab yang baru keluar menyatakan positif Covid-19.

Pasien laki-laki berusia 40 tahun ini juga merupakan pasien positif Covid-19 klaster Sri Petaling Malaysia.

Sementara, pasien PDP Corona RSAM nomor 09 asal Solok Selatan meninggal dunia Kamis pagi. Hasil tes swap pria berusia 26 tahun itu negatif Covid-19. Meski demikian, petugas yang membawa jenazah tetap menggunakan APD lengkap.
(jon)
Berita Terkait
Sumatera Barat Tunggu...
Sumatera Barat Tunggu Persetujuan PSBB
Potret Aksi Kemanusian...
Potret Aksi Kemanusian Korban Banjir Sumatera
Jalur Rute Kereta Api...
Jalur Rute Kereta Api Sumatera, Terpanjang di Sumatera Barat
Banjir Luapan Sungai...
Banjir Luapan Sungai Batang Sinamar di Sumbar
Sumatera Barat Masih...
Sumatera Barat Masih Tunggu Persetujuan PSBB
Wagub Sumatera Barat...
Wagub Sumatera Barat Sambangi Pasar Syariah
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved