Atasi Kelangkaan APD, RS Moewardi Produksi Sendiri Sesuai Standar

Senin, 23 Maret 2020 - 10:04 WIB
Atasi Kelangkaan APD,...
Atasi Kelangkaan APD, RS Moewardi Produksi Sendiri Sesuai Standar
A A A
SEMARANG - Minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis untuk menangani pasien corona menjadi persoalan tersendiri. Tanpa APD yang memadai, maka petugas medis menjadi orang pertama yang rentan penularan.

Permasalahan itu mulai teratasi dengan APD yang diproduksi sendiri oleh RSUD Moewardi Solo. Menggunakan bahan standar pabrikan yakni Polypropylene Spundbound, RSUD Moewardi mampu memproduksi 200-250 APD yang dapat digunakan untuk para tenaga medis merawat pasien corona.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Moewardi, Bambang S.W mengatakan, ide pembuatan APD tersebut berawal dari kesulitannya mencari APD di pabrikan. Pihaknya kemudian mencari jenis bahan yang digunakan pabrikan untuk membuat APD.

"Ternyata bahannya ada. Kemudian kami beli dan kami jahit sendiri. Hasilnya ternyata bagus dan sesuai standar," ucap Bambang, Senin (23/3/2020).

Dalam sehari, pihaknya mampu memproduksi 200-250 pack APD. Hasil pembuatan APD itu kemudian digunakan untuk keperluan pribadi rumah sakit.

"Kalau rumah sakit lain membutuhkan, kami juga siap membantu. Kalau ada yang mau belajar membuatnya, kami juga siap mengajari," tegasnya.

Meski dibuat sendiri, namun standar dan prosedur keamanan tetap diterapkan. Sebelum dibuat, para penjahit juga sudah dipastikan dalam kondisi sehat, bersih, dan melakukan cuci tangan. "Semua standarnya kami lakukan, untuk hasil yang baik," tegasnya.

Untuk harganya, Bambang mengatakan proses pembuatan satu APD hanya menghabiskan uang kurang dari Rp50.000. Sementara kalau beli APD di pabrikan, harganya sudah mencapai Rp150.000.

"Selain mahal, juga sulit mencarinya. Maka dengan kami berhasil membuat APD sendiri, ini akan mampu mengatasi persoalan yang ada," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Update Hasil Rapid Test,...
Update Hasil Rapid Test, 1.644 Warga Jabar Terindikasi Positif Terinfeksi Corona
Target Test PCR Belum...
Target Test PCR Belum Penuhi Target, Sehari Baru Bisa 7.000 Spesimen
Masuk Fase New Normal,...
Masuk Fase New Normal, PPSDM Geominerba Lakukan Rapid Test Seluruh Pegawai
RDMP Balikpapan JO Serahkan...
RDMP Balikpapan JO Serahkan 1.000 Alat Rapid Tes ke Warga Balikpapan
Ikut Rapid Test Massal,...
Ikut Rapid Test Massal, 3 Pedagang di Parepare Reaktif Virus Corona
Bantu Pemkot Bekasi...
Bantu Pemkot Bekasi Perang Lawan Corona, Prabowo Serahkan 5.000 Rapid Test Kit
Berita Terkini
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
24 menit yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
28 menit yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
1 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
3 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
3 jam yang lalu
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved