Tablig Akbar Ijtima Dunia di Gowa Batal, Ribuan Peserta Dipulangkan

loading...
Tablig Akbar Ijtima Dunia di Gowa Batal, Ribuan Peserta Dipulangkan
Tablig Akbar Ijtima Dunia di Gowa Batal, Ribuan Peserta Dipulangkan
SUNGGUMINASA - Tablig akbar Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Pakkatto, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi ditunda. Ribuan peserta segera diproses pemulangannya ke tempat asal. (Baca: Abaikan Pemerintah, Panitia Ngotot Gelar Ijtima Asia di Gowa)

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku, mekanime pemulangan mereka sudah diatur. Ribuan peserta tersebut akan diisolasi lebih dulu selama 14 hari. Khusus 411 peserta dari warga negara asing (WNA), dikatakan akan dikarantina di salah satu hotel yang disiapkan pemerintah.

"Jadi tadi kita sudah sepakat dengan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, kolaborasi dengan bapak Kapolda. Yang pertama adalah kita mengisolasi dulu warga negara luar. Itu ada 411 orang dari enam negara. Itu kita sudah siapkan lokasi, kita punya hotel," ujar Nurdin usai menggelar rapat bersama unsur Forkopimda tingkat Sulsel di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, pihaknya akan menyediakan transportasi untuk pemulangan peserta. Khusus peserta asal Sulsel, akan diisolasi di daerah masing-masing. "Kita koordinasi dengan bupati/walikotanya. Supaya dia diisolasi selama 14 hari di daerahnya. Apakah di satu tempat atau di rumah," lanjut dia.

Sementara peserta tablig akbar warga negara Indonesia (WNI) di luar Provinsi Sulsel, akan ditempatkan di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Posko penanganan kesehatan juga disiapkan di lokasi tersebut, sembari mempersiapkan kepulangannya.

"Disana kita siapin dapur dan toilet umum, untuk menampung semua warga kita dari luar provinsi sulsel. Apakah yang menggunakan pesawat kapal laut, ini akan kita atur sesuai tiket mereka, bagi yang tidak punya tiket, akan kita upayakan (pulangkan)," urai dia.



Nurdin menyebutkan, tablig akbar ini diikuti 8.223 dari enam negara. Peserta terbanyak, dari Kalimantan Timur sebesar 1.322 orang. Tim kesehatan dikatakan sudah diterjunkan ke lokasi kegiatan untuk mendeteksi ribuan peserta tablig akbar.

Mantan Bupati Bantaeng inipun meminta masyarakat tidak panik sekaitan dengan kegiatan tablig akbar ijtima dunia ini. Dia memastikan, pemerintah mengawal ketat proses pemeriksaan hingga pemulangan peserta ke daerah asal masing-masing.

"Jadi saya kira kami bersama seluruh forkopimda dan tokoh-tokoh agama. Kami sudah menangani ini dengan baik. Jadi tidak usah panik. Mudah-mudahan ini bisa diselesaikan dengan baik," kata Nurdin.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top