Atasi Pandemi Corona, Jateng Terapkan Cara Korea Selatan

Rabu, 18 Maret 2020 - 14:31 WIB
Atasi Pandemi Corona,...
Atasi Pandemi Corona, Jateng Terapkan Cara Korea Selatan
A A A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengadopsi cara Korea Selatan dalam mengatasi pandemi virus corona (COVID-19). Di antaranya dengan memperbanyak produksi masker dan hand sanitizer.

"Pengalaman di Korea Selatan, maskernya sehari diproduksi 10 juta, kemudia dinaikkan 14 juta per hari dan harus. Kita mesti tiru itu," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo seusai rapat evaluasi perkembangan penyebaran corona di Kantor Gubernur, Semarang, Rabu (18/3/2020). (Baca juga: Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng Bertambah Jadi 2 Orang)

Menurut Ganjar, Pemprov Jateng juga menambah persediaan hand sanitizer yang selama ini terbatas produksinya karena persediaan alkohol minim. Selain itu, beberapa perguruan tinggi dan SMK menemukan berbagai bahan lain jadi sanitizer. "Ini kesempatan bangsa ini mandiri. Ini kesempatan bangsa ini berdikari," harapnya.

Mantan anggota DPR ini juga memantau langkah kuratif yaitu suatu serangkaian kegiatan pengobatan yang ditujukan untuk penyembuhan penyakit, hingga pengurangan penderita penyakit, dan pengendalian penyakit. Seperti terus memantau perkembangan kuratif berupa mendata persoalan penyediaan alat kuratif yang saat ini masih kurang.

"Sekarang kita meminta untuk dicari PIC (person in charge) siapa, contact person-nya siapa, terus kita meminta kapasitas yang ada di sana berapa. Intinya satu, kita akan sedikit memaksa agar peralatan-peralatan untuk kuratif ini, terutama alat pelindung diri (APD) ini ada," tandasnya.

Termasuk juga masker, baju astronaut, hingga Virus Media Transfer (VTM). Menurutnya, Jateng butuh banyak VTM, sehingga pihaknya terus mencari produsen yang siap memproduksi banyak. "Kita akan paksa untuk produksi lebih banyak," kata dia.

Bahkan bila nanti keputusan otoritasnya di kementerian, Ganjar akan bicara langsung dengan kementerian. "Intinya, hari ini masker, APD yang baju, VTM harus diproduksi banyak. Negara harus memproduksi banyak. Tekan seminim mungkin harga sehingga bisa dilakukan efisiensi," ungkapnya.

Pemerintah daerah juga sudah siap dengan perubahan anggaran atau mendahului anggaran kaitannya penanganan dari antisipasi mewabahnya Corona. Hal itu juga telah diperintahkan Mendagri.
(shf)
Berita Terkait
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
Ganjar Pranowo Sebut...
Ganjar Pranowo Sebut 600.000 Pemudik Sudah Banjiri Jawa Tengah
Aksi Kriminalitas saat...
Aksi Kriminalitas saat Pandemi COVID-19, Ganjar Pranowo: Melawan Dor Saja
Tiga Daerah di Jawa...
Tiga Daerah di Jawa Tengah Masih Nihil Corona
Ini Skenario Penerapan...
Ini Skenario Penerapan New Normal di Jawa Tengah
Sebelum Dilarang, 700.000...
Sebelum Dilarang, 700.000 Pemudik Sudah Masuk ke Jawa Tengah
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
14 menit yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
41 menit yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
45 menit yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
1 jam yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
5 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved