Ini Skenario Penerapan New Normal di Jawa Tengah
Selasa, 26 Mei 2020 - 08:45 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan seluruh perkantoran dinas di jajarannya mulai hari ini melakukan penataan menuju penerapan normal baru (New Normal). FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan seluruh perkantoran dinas di jajarannya,mulai hari ini, Selasa (26/5/2020), melakukan penataan menuju penerapan normal baru ( New Normal ). Selain perkantoran pemerintah, Ganjar juga menginstruksikan agar seluruh instansi swasta di Jateng melakukan hal serupa, dari pabrik, pasar maupun swalayan.
Ganjar mengatakan panduan penerapan normal baru telah dia terima, demikian pula para bupati dan wali kota. Menurutnya, sebelum new normal benar-benar diterapkan di seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah mesti memberi contoh terlebih dahulu.
"Jadi yang layanan umum mesti mengikuti protokol kesehatan, biasanya yang berhubungan dengan masyarakat langsung ada tabir pembatasnya. Yang back office mereka kita minta untuk mengatur jaraknya agar tidak terlalu dekat," kata Ganjar , Selasa (26/5/2020).(Baca juga: Masuki New Normal, Pola Penjualan Mobil Akan Berubah )
Bukan hanya kantor pemerintahan. Ganjar juga menginstruksikan agar seluruh instansi swasta melakukan penyesuaian, dari pasar, mal sampai pabrik. Swasta, lanjut Ganjar, sebenarnya yang sudah melakukan percobaan cukup banyak. Dari pengaturan jarak, aturan mengenakan masker sampai sering-sering cuci tangan.
"Di Kudus kemarin sudah ada yang menerapkan, maka beberapa pabrik juga kita minta untuk melakukan itu agar bisa ditiru. Pasar-pasar di Salatiga juga telah lebih dulu," katanya.
Ganjar mengatakan panduan penerapan normal baru telah dia terima, demikian pula para bupati dan wali kota. Menurutnya, sebelum new normal benar-benar diterapkan di seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah mesti memberi contoh terlebih dahulu.
"Jadi yang layanan umum mesti mengikuti protokol kesehatan, biasanya yang berhubungan dengan masyarakat langsung ada tabir pembatasnya. Yang back office mereka kita minta untuk mengatur jaraknya agar tidak terlalu dekat," kata Ganjar , Selasa (26/5/2020).(Baca juga: Masuki New Normal, Pola Penjualan Mobil Akan Berubah )
Bukan hanya kantor pemerintahan. Ganjar juga menginstruksikan agar seluruh instansi swasta melakukan penyesuaian, dari pasar, mal sampai pabrik. Swasta, lanjut Ganjar, sebenarnya yang sudah melakukan percobaan cukup banyak. Dari pengaturan jarak, aturan mengenakan masker sampai sering-sering cuci tangan.
"Di Kudus kemarin sudah ada yang menerapkan, maka beberapa pabrik juga kita minta untuk melakukan itu agar bisa ditiru. Pasar-pasar di Salatiga juga telah lebih dulu," katanya.
Lihat Juga :