Perangi Corona, YLKI Minta Tenaga Medis Dilengkapi Pelindung Diri

Selasa, 17 Maret 2020 - 15:03 WIB
Perangi Corona, YLKI...
Perangi Corona, YLKI Minta Tenaga Medis Dilengkapi Pelindung Diri
A A A
JAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) diminta memperhatikan tenaga medis yang menangani kasus virus Corona atau Covid-19 . Tenaga medis harus dilindungi oleh alat pelindung diri (APD) yang baik.

Permintaan itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/3/2020). (Baca juga: DKI Terbitkan Surat Edaran agar Perusahaan Pekerjakan Karyawan dari Rumah )

"Agar para tenaga medis dan para medis dilengkapi dengan APD yang memadai dan standard. Sebab, jika mereka bekerja tanpa APD yang memadai, sangat berisiko bagi dirinya; dan akan makin menyulitkan dalam melayani pasien, apalagi jika kasus Covid-19 terus mengalami outbreak," kata Tulus.

Dia juga meminta, jam kerta tenaga medis dan para medis mendapat perhatian khusus. Sebab, menurut dia, jika jam kerja tak diperhatikan, maka sulit bagi mereka untuk menjaga imunitas dirinya. Alih-alih malah jatuh sakit dan mudah terinveksi virus.

"Pemerintah segera menambah keberadaan alat kesehatan yang mendesak untuk pelayanan Covid-19, khususnya ventilator. Alat ini mutlak harus ada demi proses penyelamatan pasien. Persediaan ventilator kini makin menipis, seiring dengan bertambahnya pasien Covid-19," tuturnya. (Baca juga: Warga Pondok Aren yang Meninggal Positif Corona Pasien Nomor 35 )

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta berikan insentif kepada para tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 sebesar Rp215.000 per hari. Sebab, selain memiliki beban yang tidak ringan, tenanga medis adalah orang-orang yang paling berisiko terpapar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, jumlah orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit terus meningkat secara signifikan dan tenaga pikiran yang mereka harus berikan cukup besar. Menurutnya, kinerja tenaga medis bukan saja beberapa belakangan ini, melainkan sudah selama dua bulan terakhir ini cukup intensif.

"Karena itu kami di Pemprov DKI Jakarta akan memberikan insentif khusus kepada tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang lainnya, yang terlibat di dalam penanggulangan wabah covid-19," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 16 Maret 2020.
(mhd)
Berita Terkait
Anies Minta Masyarakat...
Anies Minta Masyarakat yang Telah Divaksin Tetap Gunakan Protokol Kesehatan
DPRD Minta Pemprov DKI...
DPRD Minta Pemprov DKI Tutup perkantoran Pelanggar Protokol Kesehatan
DKI Akan Perketat Protokol...
DKI Akan Perketat Protokol Kesehatan Covid-19 di Perkantoran
Pemprov DKI Diminta...
Pemprov DKI Diminta Berikan Modal untuk Warga Terdampak Corona
Posting Foto Tenaga...
Posting Foto Tenaga Kesehatan, Wagub Ariza Ingatkan Virus Corona Tidak Pilih Sasaran
DKI Berikan Relaksasi...
DKI Berikan Relaksasi Perizinan Kesehatan
Berita Terkini
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
17 menit yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
1 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
1 jam yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
2 jam yang lalu
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
3 jam yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
4 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved