alexametrics

Inilah Kebijakan Pemprov Jateng Tangani Corona

loading...
A+ A-
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo masih membuka layanan wisata di berbagai destinasi. Meski demikian, diterapkan protokol ketat agar lokasi wisata tak berpotensi menambah jumlah orang yang terpapar virus corona.

"Hasil koordinasi dengan asosiasi travel agent yang menangani pariwisata, untuk memenuhi protokol check up kesehatan berupa thermal gun dan hand sanitizer," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menggelar press conference di rumah dinasnya, Puri Gedeh Kota Semarang, Minggu (15/3/2020).

"Apabila wisatawan keberatan atas protokol ini maka tidak diizinkan untuk meneruskan atau memasuki daerah wisata. Ini kita sampaikan agar para wisatawan juga memahami," terangnya. (Baca juga: Kemah Bakti Saka Kencana Ditunda, Bupati Lutra: Demi Keselamatan Kita)



Penerapan protokol lebih ketat diberlakukan di destinasi wisata yang biasa dikunjungi turis asing. Pihak pengelola diminta senantiasa menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

"Para pengelola destinasi wisata destinasi yang potensial memiliki daya tarik wisatawan mancanegara diminta untuk menerapkan protokol screening terhadap wisatawan, melalui komunikasi dengan travel agent yang membawa wisatawan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit setempat. Kita memintakan ini kepada mereka untuk mengambil inisiatif itu," jelasnya.

Sementara untuk kegiatan-kegiatan pariwisata maupun pameran yang melibatkan banyak orang, ditunda pelaksanaannya. Namun, belum diketahui pasti waktu kegiatan tersebut bakal digelar kembali, karena menunggu kasus corona mereda.

"Dan kita sudah memutuskan untuk menunda penyelenggaraan even pariwisata dan olahraga yang bersifat massal, ada ekspo, ada karnival, ada pameran, atau kegiatan lain yang sejenis," pungkasnya.

Sekadar diketahui, kasus penyebaran virus corona atau COVID-19 di Jawa Tengah terus bertambah. Kini terdapat 4 orang yang dinyatakan positif terpapar virus asal Wuhan China tersebut. Satu pasien di antaranya telah meninggal dunia.

Dua pasien baru yang dinyatakan terpapar virus korona dirawat di RSUP dr Kariadi dan RSUD Tidar Magelang. Sementara dua pasien lama termasuk yang meninggal, dirawat di RS Moewardi Surakarta.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top