13 TKA di Kabupaten Bekasi Masuk Pengawasan Virus Corona

Selasa, 10 Maret 2020 - 10:27 WIB
13 TKA di Kabupaten...
13 TKA di Kabupaten Bekasi Masuk Pengawasan Virus Corona
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyatakan sebanyak 13 orang dalam pengawasan virus Corona . Belasan orang itu terpantau setelah melakukan perjalanan ke luar negeri dari berbagai negara. Saat ini, mereka terdata di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi (Pikokabsi).

"13 orang itu merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di kawasan industri," ujar juru bicara Pikokabsi, Alamsyah kepada SINDOnews, Selasa (10/3/2020). (Baca juga: Antisipasi Penyebaran Corona, 5 Sekolah Internasional di Jakarta Diliburkan )

Menurut dia, mereka yang terpantau belum dapat dikatakan suspek apalagi positif Corona. Mereka hanya dipantau untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Sebab, kata dia, mereka sudah bepergian lintas negara. Untuk itu, masyarakat Kabupaten Bekasi diminta tidak panik. Soalnya, mereka orang sehat, kondisinya sehat, jadi tidak perlu khawatir. "Mereka dipantau bukan dari rumah sakit, tapi dari rumahnya masing-masing," katanya.

Alamsyah menjelaskan, mereka yang dipantau, merupakan para pekerja asing dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bekasi. Mereka dipantau setelah berpergian dari berbagai negara.

"Catatan yang kami dapat mereka baru dari luar negeri. Ada beberapa negara seperti Jepang, Korea, Malaysia dan negara lain," jelasnya. (Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Masyarakat Diminta Cuci Tangan di Air Mengalir )

Dari 13 TKA yang dipantau itu, kata dia, tiga di antaranya telah dinyatakan sehat. Sedangkan sisanya masih terus dipantau. Apalagi, pemantauan dilakukan selama 14 hari dan sisanya masih dipantau. "Jadi belum ada virus corona di Kabupaten Bekasi, masyarakat diminta jangan panik," tegasnya.

Pikokabsi merupakan tim yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk melayani aduan masyarakat dan memberikan informasi faktual dan aktual terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Tim ini memeriksa kesehatan kepada sejumlah perusahaan untuk memantau keberadaan TKA.

Inspeksi dilakukan berdasarkan permintaan pihak perusahaan serta laporan dari masyarakat. "Jadi beberapa waktu lalu sebenarnya sudah dilakukan penanganan ke perusahaan. Namun nantinya akan dilakukan kembali setelah tim ini terbentuk penuh di Kabupaten Bekasi," ungkapnya. (Baca juga: Masker Jadi Kebutuhan Pokok, Pemprov DKI Gelar Operasi Pasar )

Dia mengatakan, inspeksi terhadap tenaga kerja asing menjadi salah satu kewenangan lantaran tim dibentuk dari berbagai unsur, mulai dari kesehatan, tenaga kerja, sosial, kepolisian hingga kejaksaan. Sebab, di Kabupaten Bekasi terdata ribuan TKA dari berbagai negara Asia.
(mhd)
Berita Terkait
Setelah Waterboom, Pemkab...
Setelah Waterboom, Pemkab Bekasi Tutup Kartika Karaoke Cikarang karena Langgar Protokol Kesehatan
Wakil Juru Bicara Tim...
Wakil Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bekasi Positif Terinfeksi Virus Corona
Viral Kerumunan Pengunjung,...
Viral Kerumunan Pengunjung, Ini Penjelasan Manajemen Waterboom Lippo Cikarang
Pemkab Bekasi Siapkan...
Pemkab Bekasi Siapkan 91 Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk 12.234 Tenaga Kesehatan
Langgar PPKM, Satgas...
Langgar PPKM, Satgas Covid-19 Bekasi Tutup 18 Diskotek, Karaoke hingga Spa
Klaster Unilever Bekasi...
Klaster Unilever Bekasi Terkonfirmasi Covid-19 Jadi 36 Orang
Berita Terkini
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
39 menit yang lalu
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
1 jam yang lalu
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
2 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
3 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
3 jam yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
4 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved