DKI Tak Liburkan Sekolah meski Virus Corona Mewabah
Kamis, 05 Maret 2020 - 10:50 WIB
DKI Tak Liburkan Sekolah meski Virus Corona Mewabah
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memastikan tidak ada sekolah yang diliburkan meski sedang mewabah virus Corona (Covid-19). Sekolah internasional ACG School Jakarta yang meliburkan pelajarnya bukan berada di bawah pengawasan Dinas Pendidikan DKI.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, tak mengeluarkan instruksi untuk meliburkan sekolah yang berdomisili di DKI sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa.
Meski demikian, dia mengimbau guru dan murid tetap menjaga pola hidup sehat agar tak terjangkit Corona, salah satu caranya dengan mencuci tangan setiap selesai aktivitas. "Semua kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan normal," kata Nahdiana di Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Menurut dia, kebijakan ACG School Jakarta yang meliburkan muridnya selama dua minggu untuk tidak belajar di sekolah lantaran salah satu gurunya memiliki gejala virus Corona. Pihaknya tidak bisa mengintervensi ihwal keputusan tersebut. Sebab, mereka berada di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Karena kan sekolah internasional ada beberapa yang bukan warga negara Indonensia, itu antisipasi dari mereka," ucapnya. (Baca juga: Mau Diapakan Masker-masker yang Disita Polisi?)
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, tak mengeluarkan instruksi untuk meliburkan sekolah yang berdomisili di DKI sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa.
Meski demikian, dia mengimbau guru dan murid tetap menjaga pola hidup sehat agar tak terjangkit Corona, salah satu caranya dengan mencuci tangan setiap selesai aktivitas. "Semua kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan normal," kata Nahdiana di Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Menurut dia, kebijakan ACG School Jakarta yang meliburkan muridnya selama dua minggu untuk tidak belajar di sekolah lantaran salah satu gurunya memiliki gejala virus Corona. Pihaknya tidak bisa mengintervensi ihwal keputusan tersebut. Sebab, mereka berada di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Karena kan sekolah internasional ada beberapa yang bukan warga negara Indonensia, itu antisipasi dari mereka," ucapnya. (Baca juga: Mau Diapakan Masker-masker yang Disita Polisi?)
(jon)