Keluarga Kecewa Darja Dikaitkan dengan Virus Corona

Selasa, 03 Maret 2020 - 16:01 WIB
Keluarga Kecewa Darja...
Keluarga Kecewa Darja Dikaitkan dengan Virus Corona
A A A
BEKASI - Keluarga pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kecewa dengan pemberitaan yang mengaitkan kematian Darja dengan virus corona atau covid-19 . Meski dinyatakan suspek, keluarga menegaskan Darja negatif corona. Penegasan itu pun dibenarkan langsung oleh dokter yang menangani almarhum.

"Dari Rumah Sakit Dokter Hafis di Cianjur, dokter juga menyatakan ini negatif virus corona. Maka saya pastikan anggota keluarga saya tidak terinfeksi," kata Sudrajat, kakak ipar Darja kepada wartawan di Perumahan Villa Bekasi Indah I, RT008/012, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (3/3/2020).

Darja yang tadinya hendak dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Hasan Sadikin di Bandung itu telah meninggal dunia. Namun, Kementerian Kesehatan menegaskan pria 50 tahun itu negatif corona. Seturut dengan pernyataan Kemenkes, Sudrajat menyatakan Darja memiliki riwayat penyakit pada paru-parunya.

Dari hasil pemeriksaan dokter di Cianjur, Darja meninggal lantaran pembengkakan paru-paru hingga mengalami sesak napas. Sakit itu sudah dirasakan mulai dari Darja bertugas di Malaysia. "Habis pulang dari Malaysia sakitnya memang, tapi bukan virus corona. Keluarga kami sudah pastikan itu," pungkasnya.

Sudrajat mengaku pihak keluarga kecewa dengan pemberitaan yang menyebutkan Darja seolah terinfeksi corona. Sudrajat pun meminta masyarakat tidak memvonis keluarga almarhum terkena corona. "Jadi harus di-clear-kan bahwa betul-betul negatif, dan pemerintah menyebutkan negative corona," ungkapnya. (Baca juga: Wali Kota Bekasi: 18 Warga Bekasi Dalam Pemantauan Virus Corona )

Sementara itu, jenazah Darja telah sampai di rumah duka. Rencananya jenazah akan dikebumikan sore ini TPU Mangunjaya, Tambun Selatan. Untuk itu, warga perumahan tersebut memastikan korban tidak meninggal karena corona, melainkan penyakit lainya sebagaimana ditegaskan oleh Kemenkes.

Seperti diberitakan sebelumnya, Darja disebut sebagai suspek corona lantaran gejalanya yang mirip, seperti demam dan sesak napas. Suspek itu diperkuat dengan catatan perjalanan Darja yang baru pulang dari Malaysia, negara yang juga ditemukan kasus Corona. Dan korban tercatat sebagai pegawai Telkom Indonesia.
(mhd)
Berita Terkait
25% Tempat Hiburan dan...
25% Tempat Hiburan dan Restoran di Bekasi Langgar Protokol Kesehatan
Pemkot Bekasi Minta...
Pemkot Bekasi Minta Tempat Ibadah Terapkan Protokol Kesehatan
2 Juli, Pemkot Bekasi...
2 Juli, Pemkot Bekasi Akan Normalkan Pelayanan Masyarakat
Pemkot Gelar Tes PCR...
Pemkot Gelar Tes PCR Covid-19 di 7 Titik Perbatasan Bekasi
Tangani Covid, Puluhan...
Tangani Covid, Puluhan Pegawai Pemkot Bekasi Dijadikan Tenaga Medis
Tujuh Kelurahan di Kota...
Tujuh Kelurahan di Kota Bekasi Bebas Corona, 49 Kelurahan Zona Waspada
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
54 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
57 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
57 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
1 jam yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved