Maret, Pemkot dan Gojek Bangun Shelter di Stasiun Bogor
Jum'at, 28 Februari 2020 - 12:03 WIB
Maret, Pemkot dan Gojek Bangun Shelter di Stasiun Bogor
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Gojek bakal segera membangun shelter untuk pick up point (titik antar jemput atau menaikan dan menurunkan) penumpang di Jalan Mayor Oking, Bogor Tengah, Kota Bogor, Maret 2020. Pembangunan shelter itu untuk memberi kenyamanan masyarakat yang akan menggunakan layanan jasa transportasi daring di kawasan Stasiun Bogor.
"Diharapkan dengan adanya shelter ini, aktivitas menaikkan dan menurunkan pelanggan jasa transportasi tersebut menjadi lebih tertib tak mengganggu kelancaran arus lalu lintas," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim usai menggelar pertemuan dengan perwakilan Gojek di Balai Kota Bogor, Jumat (28/2/2020).
Lebih lanjut, dia mengatakan, rencana pembangunan shelter untuk angkutan online di Jalan Mayor Oking ini telah dikomunikasikan sejak tahun lalu bersama Gojek. Saat ini, pembahasan mengenai pembangunan shelter telah memasuki tahap akhir.
"Pembahasan dengan Gojek saat ini sudah masuk ke tahap lanjut. Dimana, rencana pembangunan fisik shelter di Jalan Mayor Oking akan dilaksanakan pada awal Maret, bulan depan," ujarnya. (Baca juga: Atasi Kemacetan, Gojek Bangun Dua Shelter di Kawasan Stasiun Bogor )
Dalam pertemuan itu, sambung Dedie, pihaknya bersama Gojek membahas sejumlah poin-poin penting yang perlu diketahui bersama, di antaranya membahas tentang aspek teknis, bangunan fisik, desain dan koordinasi dengan lintas perangkat daerah.
"Hal itu sudah kita bahas dan final. Hanya, tinggal pihak Gojek dengan OPD terkait saja agar terus dilakukan komunikasi yang intens untuk mematangkan kajian-kajian teknis. Untuk finalnya, temen-temen dari Gojek pada awal Maret, bulan depan sudah memulai pelaksanaan pembangunan shelter di sana (Mayor Oking)," katanya.
Mengenai biaya, Dedie menyampaikan, pembangunan shelter tersebut merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gojek. Kemudian, Gojek nanti akan menghibahkannya kepada Pemkot Bogor.
"Semua ini CSR (Corporate Social Responsibility) Gojek. Kita coba mengatur, pick up dan drop off bisa di Jalan Mayor Oking, sedangkan di Jalan Paledang hanya untuk menurunkan saja," tegasnya. (Baca juga: MRT Minta Ojek Online Buat Shelter di Sekitar Stasiun )
"Diharapkan dengan adanya shelter ini, aktivitas menaikkan dan menurunkan pelanggan jasa transportasi tersebut menjadi lebih tertib tak mengganggu kelancaran arus lalu lintas," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim usai menggelar pertemuan dengan perwakilan Gojek di Balai Kota Bogor, Jumat (28/2/2020).
Lebih lanjut, dia mengatakan, rencana pembangunan shelter untuk angkutan online di Jalan Mayor Oking ini telah dikomunikasikan sejak tahun lalu bersama Gojek. Saat ini, pembahasan mengenai pembangunan shelter telah memasuki tahap akhir.
"Pembahasan dengan Gojek saat ini sudah masuk ke tahap lanjut. Dimana, rencana pembangunan fisik shelter di Jalan Mayor Oking akan dilaksanakan pada awal Maret, bulan depan," ujarnya. (Baca juga: Atasi Kemacetan, Gojek Bangun Dua Shelter di Kawasan Stasiun Bogor )
Dalam pertemuan itu, sambung Dedie, pihaknya bersama Gojek membahas sejumlah poin-poin penting yang perlu diketahui bersama, di antaranya membahas tentang aspek teknis, bangunan fisik, desain dan koordinasi dengan lintas perangkat daerah.
"Hal itu sudah kita bahas dan final. Hanya, tinggal pihak Gojek dengan OPD terkait saja agar terus dilakukan komunikasi yang intens untuk mematangkan kajian-kajian teknis. Untuk finalnya, temen-temen dari Gojek pada awal Maret, bulan depan sudah memulai pelaksanaan pembangunan shelter di sana (Mayor Oking)," katanya.
Mengenai biaya, Dedie menyampaikan, pembangunan shelter tersebut merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gojek. Kemudian, Gojek nanti akan menghibahkannya kepada Pemkot Bogor.
"Semua ini CSR (Corporate Social Responsibility) Gojek. Kita coba mengatur, pick up dan drop off bisa di Jalan Mayor Oking, sedangkan di Jalan Paledang hanya untuk menurunkan saja," tegasnya. (Baca juga: MRT Minta Ojek Online Buat Shelter di Sekitar Stasiun )
(mhd)