Banjir Rendam 8 Kecamatan di Subang, Ribuan Warga Mengungsi

Rabu, 26 Februari 2020 - 13:52 WIB
Banjir Rendam 8 Kecamatan...
Banjir Rendam 8 Kecamatan di Subang, Ribuan Warga Mengungsi
A A A
SUBANG - Tingginya intensitas hujan sejak tiga hari terakhir mengakibatkan belasan ribu rumah terendam banjir di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kondisi ini juga membuat ribuan warga memilih mengungsi, meninggalkan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan data yang didapat sedikitnya delapan kecamatan yang teredam banjir di Subang. Wilayah yang terendam tersebut merupakan kawasan pantai utara. Banjir disebabkan saluran air sungai yang meluap. Tidak hanya rumah, ratusan hektar areal pertanian juga ikut terendam di wilayah yang berbatasan dengan laut jawa itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Hidayat, mengatakan, dari delapan kecamatan yang terdampak banjir, Kecamatan Pemanukan yang kondisinya paling parah. "Ada ribuan rumah penduduk yang terendam di Pemanukan. Dan mereka (penduduk) diarahkan untuk mengungsi,"ujarnya Rabu (26/2/2020).

Sementara itu, Camat Pamanukan Ella Nurlaela menyebut di wilayah Kecamatan Pemanukan rumah penduduk yang terendam terdapat di lima desa, yakni; Desa Pamanukan, Rancasari, Lengkong jaya, Mulyasari, dan Pamanukan Hilir.

"Dari lima desa itu gak semua rumah penduduk yang terendam. Tapi memang banyak sekali. Data sementara kurang lebih ada 5.000 rumah yang terendam,"ungkapnya.

Selain dari warga Kecamatan Pamanukan, sejumlah warga dari Kecamatan Ciasem, Binong, Purwadadi, Pagaden, Pusakaganagara, Pusakajaya, dan Compreng, juga mengungsi karena banjir. Jumlah rumah yang terendam di delapan kecamatan itu diperkirakan lebih dari sepuluh ribu rumah.

Penduduk yang mengungsi mencapai ribuan jiwa. Mereka mengungsi di bawah jembatan sebelum akhirnya dievakuasi ke tempat lebih aman seperti gor kantor desa, mesjid dan ke kantor kecamatan. Hingga siang ini warga yang mengungsi masih banyak meskipun ada yang sebagian memilih pulang, menyusul air yang menggenang sedikit-sedikit mulai surut.

"Kami pastikan warga yang mengungsi aman. Dan bantuan makanan dan obat-obatan juga sudah tersedia,"pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Pemkab Asahan Belum...
Pemkab Asahan Belum Berdaya Atasi Banjir
15 Desa Diterjang Banjir...
15 Desa Diterjang Banjir Bandang, Pemkab Padang Lawas Tetapkan Status Tanggap Darurat
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Pemkab Lutra Bantu Urus...
Pemkab Lutra Bantu Urus Dokumen Kependudukan Korban Bencana Banjir
Bupati Luwu Utara Serahkan...
Bupati Luwu Utara Serahkan Dana Tunggu Hunian ke Korban Banjir Bandang
Pjs Bupati Rakor Bahas...
Pjs Bupati Rakor Bahas Progres Persiapan Hunian Sementara Korban Banjir
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
36 menit yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
4 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
4 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved