Wartawan MNC Group Dianiaya Sekuriti PT NWR saat Liputan Demo Petani

Rabu, 05 Februari 2020 - 14:54 WIB
Wartawan MNC Group Dianiaya...
Wartawan MNC Group Dianiaya Sekuriti PT NWR saat Liputan Demo Petani
A A A
PEKANBARU - Eksekusi kebun sawit petani di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau kembali ricuh. Salah satu wartawan MNC Group menjadi korban bentrokan yang terjadi antara petugas dengan ratusan petani sawit.

Korban adalah Indra Yose yang merupakan kontributor MNC Group. Indra mengaku dipukuli sekuriti perusahaan PT NWR (Nusa Wana Raya) yang ikut dalam pengamanan lokasi. Selain itu, kamera yang dipakai untuk mengabadikan peristiwa bentrokan dirusak dan dirampas sekuriti perusahaan.

"Saat itu situasi sudah mulai ricuh. Kedua belah pihak saling lempar. Saat itu saya berlidung di bawah pohon sawit sambil mengambil video kerusuhan. Kemudian beberapa sekuriti perusahaan NWR mendatangi saya. Saya dipukul dan tendang. Kamera saya juga dirampas," kata Indra Yose, Rabu (5/2/2020).

Indra menegaskan bahwa dirinya adalah wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan. Namun pihak sekuriti perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) itu tidak peduli. (Baca: Eksekusi Lahan Sawit, 3 Polisi dan 3 Warga Terluka).

Indrapun saat ini kehilangan kameranya. "Kamera saya juga dirusak mereka. Video visual yang saya abadikan pasti rusak juga. Saya sangat kecewa padahal yang sudah jelaskan identitas," ucapnya.

Terkait penganiayaan dan pengerusakan, Indra menegaskan akan melaporkan kejadian itu ke pihak ke polisian. "Harapan saya, pihak perusahaan menganti rugi kamara saya," ucap Indra.

Sementara itu Kapolres Pelalawan AKBP Hasyim mengatakan belum mengetahui adanya penganiayaan yang dialami wartawan di lokasi."Nanti saya cek dulu," ucap Hasyim.

Untuk diketahui, bentrokan antara warga dan pihak keamanan pecah Selasa (4/2/2020). Bentrokan ini karena ratusan warga melakukan perlawanan saat lahan sawit mereka dieksekusi. Dalam bentrokan itu 3 polisi dan tiga warga terluka.

Luas lahan yang dieksekusi seluas 3.323 hektare yang terdiri dari 2.000 hektare lahan sawit milik PT PSJ dan 1.300 hektare milik warga. Eksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI No 1087 K/Pid.Sus.LH/2018 pada 17 Desember 2018. Saat ini 700 warga yang lahannya masuk dalam eksekusi masih melakukan upaya PK (Peninjauan Kembali). Proses eksekusi saat ini sudah masuk ke lahan warga.
(nag)
Berita Terkait
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Kasus Penganiayaan Wartawan...
Kasus Penganiayaan Wartawan Segera Dilimpahkan ke Kejari Karawang
Polres Karawang Tetapkan...
Polres Karawang Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penganiayaan 2 Wartawan
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Jika Kembali Mangkir,...
Jika Kembali Mangkir, Polres Karawang Bakal Jemput Paksa 2 Tersangka Penganiaya Wartawan
Pulih dari Trauma, RPP...
Pulih dari Trauma, RPP Korban Penganiayaan Anak di Duren Sawit Siap Ikuti PKBM
Berita Terkini
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
44 menit yang lalu
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
48 menit yang lalu
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan ke 3 Terkait Ganti Kerugian ke PN Jaksel
2 jam yang lalu
2 Korban KM Nurul Salsa...
2 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan dalam Keadaan Selamat, 18 Orang Masih Hilang
2 jam yang lalu
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
2 jam yang lalu
O2SN Kalteng 2026 Berakhir,...
O2SN Kalteng 2026 Berakhir, Agustiar Sabran Tantang Para Juara Ukir Prestasi di Tingkat Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved