Sekali Kencan, Pelaku Pencurian Bermodus Gay di Tanah Abang Raup Rp2,5 Juta
Jum'at, 31 Januari 2020 - 19:00 WIB
Sekali Kencan, Pelaku Pencurian Bermodus Gay di Tanah Abang Raup Rp2,5 Juta
A
A
A
JAKARTA - Pelaku pencurian disertai kekerasan dengan motif penyedia layanan penyuka sesama jenis meraup keuntungan sebesar Rp2,5 juta dalam satu kali kencan.
"Rp2,5 juta saya buka open bo terus dia tertarik ya sudah (berbuat)," kata AS, salah satu pelaku pencurian disertai kekerasan bermotif penyedia layanan penyuka sesama jenis di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, para pelaku telah melakukan perbuatannya berulang kali. Namun, kejadian itu belum pernah ada yang melaporkan kepada pihak kepolisian. (Baca juga: Empat Pelaku Pencurian Bermodus Penyedia Jasa Gay Ditangkap)
"Komplotan ini sering melakukan, sudah 6 kali. Korban belum ada yang melapor ke polisi. Ya mungkin karena malu membuka aibnya sehingga tidak lapor," kata Heru di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).
Empat pelaku yang ditangkap yakni RY (36), JP (27), HK (38), dan AS (28). Mereka ditangkap di sebuah hotel di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (26/1). Selain itu, polisi berhasil menyita barang bukti yang diambil pelaku.
"Ada beberapa mulai ponsel 6 unit, pakaian-pakaian, sandal korban juga diambil. Rekaman CCTV yang menjadi penguat kita dan pakaian-pakaian korban," ujar Heru.
Dia mengimbau masyarakat waspada dan berani melaporkan tindak kejahatan dengan modus yang serupa. "Hati-hati gunakan aplikasi. Masih kami dalami lagi. Imbauan kepada masyarakat agar tidak percaya komplotan seperti itu. Awalnya memang enak tapi berakhir dengan kematian," katanya.
"Rp2,5 juta saya buka open bo terus dia tertarik ya sudah (berbuat)," kata AS, salah satu pelaku pencurian disertai kekerasan bermotif penyedia layanan penyuka sesama jenis di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, para pelaku telah melakukan perbuatannya berulang kali. Namun, kejadian itu belum pernah ada yang melaporkan kepada pihak kepolisian. (Baca juga: Empat Pelaku Pencurian Bermodus Penyedia Jasa Gay Ditangkap)
"Komplotan ini sering melakukan, sudah 6 kali. Korban belum ada yang melapor ke polisi. Ya mungkin karena malu membuka aibnya sehingga tidak lapor," kata Heru di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).
Empat pelaku yang ditangkap yakni RY (36), JP (27), HK (38), dan AS (28). Mereka ditangkap di sebuah hotel di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (26/1). Selain itu, polisi berhasil menyita barang bukti yang diambil pelaku.
"Ada beberapa mulai ponsel 6 unit, pakaian-pakaian, sandal korban juga diambil. Rekaman CCTV yang menjadi penguat kita dan pakaian-pakaian korban," ujar Heru.
Dia mengimbau masyarakat waspada dan berani melaporkan tindak kejahatan dengan modus yang serupa. "Hati-hati gunakan aplikasi. Masih kami dalami lagi. Imbauan kepada masyarakat agar tidak percaya komplotan seperti itu. Awalnya memang enak tapi berakhir dengan kematian," katanya.
(jon)