Bantuan ke Korban Banjir-Longsor di Lebak Banten Terus Mengalir

Senin, 13 Januari 2020 - 11:18 WIB
Bantuan ke Korban Banjir-Longsor...
Bantuan ke Korban Banjir-Longsor di Lebak Banten Terus Mengalir
A A A
LEBAK - Bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten terus mengalir dari berbagai pihak.

Bantuan itu diberikan untuk meringankan beban yang ditanggung para korban. Seperti bantuan dari rombongan dari Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Banten, KADIN Cilegon, PT ASDP Pelabuhan Penyeberangan Merak, dan Asosiasi Pengusaha Suralaya. Mereka menyalurkan bantuan kepada 2 posko di 2 kecamatan.
Bantuan ke Korban Banjir-Longsor di Lebak Banten Terus Mengalir

Pertama, rombongan menyerahkan bantuan ke Posko Gedung PGRI Kecamatan Sajira dan Posko di Pemandian Air Panas, Cipanas. Bantuan yang diberikan berupa sembako, kebutuhan wanita, makanan, serta kebutuhan lain yang dibutuhkan pengungsi.

Ketua KADIN Cilegon Sahruji mengatakan, kegiatan yang bertujuan membantu meringankan beban para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor dan bentuk kepedulian organisasi dan perusahaan di Kota Cilegon.

"Kami prihatin dengan adanya musibah ini. Banjir di wilayah Lebak dan sekitarnya menjadi perhatian kami bersama dan tentu kita harus sigap untuk membantu saat kondisi seperti ini," kata Sahruji, Minggu (12/2/2020).

Dia berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban. Apalagi kondisi para korban banjir itu memang sangat membutuhkan dan menanti bantuan.

"Semoga bantuan ini bisa sampai tepat sasaran dan manfaatnya dapat membantu meringankan warga yang terkena dampak musibah ini," ujarnya.

Sahruji meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan mencintai lingkungan serta selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini yang sudah memasuki musim penghujan. "Saya juga mengingatkan agar kita bersama-sama menjaga lingkungan, agar musibah ini tidak terjadi lagi kepada kita,” ucapnya.

Berdasarkan data dari BNPB sebanyak 5.106 warga di Kabupaten Lebak masih bertahan di 11 titik posko pengungsian. Sebanyak 11.400 jiwa terdampak dari total kepala keluarga 2.194 yang tersebar di 30 desa dari enam kecamatan.

Tercacat 1.310 rumah rumah rusak berat, 520 rumah rusak ringan, 30 jembatan rusak, 19 bangunan sekolah rusak dan 2 unit musala serta 1 unit masjid rusak.
(shf)
Berita Terkait
Diguyur Hujan, Banjir...
Diguyur Hujan, Banjir dan Longsor Landa Lebak Banten
Sukaraja Bogor Diterjang...
Sukaraja Bogor Diterjang Banjir dan Longsor, 4 Orang Luka-luka
Mengerikan, Jembatan...
Mengerikan, Jembatan Permanen di Lebak Hancur Diterjang Banjir Bandang
Jalan Malingping-Gunungkencana...
Jalan Malingping-Gunungkencana Banten Ambles, Ini Penampakannya
BPBD Sebut Ada 15 Kejadian...
BPBD Sebut Ada 15 Kejadian Bencana Alam di KBB selama Bulan Mei
Abrasi Pantai, 3 Rumah...
Abrasi Pantai, 3 Rumah Warga di Madina Rusak Berat
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved