Pemrov Sumsel Akan Bangun Rumah Korban Banjir Bandang di Lahat
Selasa, 31 Desember 2019 - 17:58 WIB
Pemrov Sumsel Akan Bangun Rumah Korban Banjir Bandang di Lahat
A
A
A
LAHAT - Pemprov Sumsel bersama Pemkab Lahat akan membantu korban banjir bandang yang melanda pemukiman warga Desa Keban Agung, Mulak Ulu Sebingkai, Lahat.
Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengunjungi lokasi bencana pada Selasa (31/12/2019) bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto serta Bupati dan Wakil Bupati Lahat mengatakan pihaknya ingin melihat langsung kondisi warga yang menjadi korban banjir.
"Juga mengecek kesiapan posko penanganan banjir di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkal, Kabupaten Lahat, seligus mencari solusi yang terbaik dalam upaya penanganan pasca bencana banjir ini,” ujar Deru.
Gubernur berjanji akan turut memberikan bantuan untuk perbaikan dan pembangunan kembali bagi rumah warga yang hanyut dan rusak diseret derasnya banjir.
"Saya telah mendapatkan laporan, ada 10 unit rumah yang rusak dan mendesak dilakukan perbaikan. Kita sudah sepakat dengan pemerintah daerah Lahat untuk tidak dibebani pada masyarakat yang menjadi korban. Adapun proses pembangunan kembali rumah warga paling lama satu bulan, termasuk fasilitas umum lainnya,” katanya.
Herman Deru berharap pada aparat keamanan TNI/Polri untuk memberikan bantuan terutama pengawasan keamanan selama proses pembangunan rumah dan pasilitas umum. Di samping itu dia menyebut, selain kerusakan rumah tempat tinggal dan fasilitas umum, banjir banding di Kabupten Lahat juga merusak jaringan listrik.
"Selain rumah dan fasilitas umum yang rusak, banjir bandang kali ini juga merusak 24 hektar sawah serta sempat memutuskan jaringan listrik, karena itu saya mengintrusikan kepada PLN, paling lama 1×24 jam kedepan listrik kembali menyala dengan normal,” harapnya.
Di tengah kunjungannya meninjau lokasi banjir,Herman Deru berkesempatan menyerahkan bantuan sembako berupa 3,5 ton beras. Matras 22 paket, selimut 22 lembar, seragam dan perlengkapan anak sekolah serta kelengkapan peralatan banyi dan bantuk bantuan material lainnya.
Diberitakan sebelumnya, banjir bandang di Desa Keban Agung, Mulak Ulu Sebingkai, Lahat, selain merusak 10 unit rumah dengan kerusakan berat dan 74 unit lagi rusak ringan, banjir juga merusak 24 hektar padi siap panen. Selain itu, mengakibatkan rusaknya saluran irigasi sepanjang 500 meter.
Gubernur Sumsel Herman Deru saat mengunjungi lokasi bencana pada Selasa (31/12/2019) bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto serta Bupati dan Wakil Bupati Lahat mengatakan pihaknya ingin melihat langsung kondisi warga yang menjadi korban banjir.
"Juga mengecek kesiapan posko penanganan banjir di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkal, Kabupaten Lahat, seligus mencari solusi yang terbaik dalam upaya penanganan pasca bencana banjir ini,” ujar Deru.
Gubernur berjanji akan turut memberikan bantuan untuk perbaikan dan pembangunan kembali bagi rumah warga yang hanyut dan rusak diseret derasnya banjir.
"Saya telah mendapatkan laporan, ada 10 unit rumah yang rusak dan mendesak dilakukan perbaikan. Kita sudah sepakat dengan pemerintah daerah Lahat untuk tidak dibebani pada masyarakat yang menjadi korban. Adapun proses pembangunan kembali rumah warga paling lama satu bulan, termasuk fasilitas umum lainnya,” katanya.
Herman Deru berharap pada aparat keamanan TNI/Polri untuk memberikan bantuan terutama pengawasan keamanan selama proses pembangunan rumah dan pasilitas umum. Di samping itu dia menyebut, selain kerusakan rumah tempat tinggal dan fasilitas umum, banjir banding di Kabupten Lahat juga merusak jaringan listrik.
"Selain rumah dan fasilitas umum yang rusak, banjir bandang kali ini juga merusak 24 hektar sawah serta sempat memutuskan jaringan listrik, karena itu saya mengintrusikan kepada PLN, paling lama 1×24 jam kedepan listrik kembali menyala dengan normal,” harapnya.
Di tengah kunjungannya meninjau lokasi banjir,Herman Deru berkesempatan menyerahkan bantuan sembako berupa 3,5 ton beras. Matras 22 paket, selimut 22 lembar, seragam dan perlengkapan anak sekolah serta kelengkapan peralatan banyi dan bantuk bantuan material lainnya.
Diberitakan sebelumnya, banjir bandang di Desa Keban Agung, Mulak Ulu Sebingkai, Lahat, selain merusak 10 unit rumah dengan kerusakan berat dan 74 unit lagi rusak ringan, banjir juga merusak 24 hektar padi siap panen. Selain itu, mengakibatkan rusaknya saluran irigasi sepanjang 500 meter.
(zil)