Jumlah Korban Tewas Bertambah, Basarnas Cocokan dengan Data Manifes

Kamis, 26 Desember 2019 - 14:28 WIB
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Bertambah, Basarnas Cocokan dengan Data Manifes
A A A
PALEMBANG - Pencarian korban bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang Liku Lematang dan masuk ke aliran Sungai Lematan g, Pagaralam, Sumatera Selatan masih terus dilanjutkan.

Hasilnya, tujuh jenazah lagi ditemukan. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah korban yang meninggal mencapai 35 orang. (Baca juga: Jenguk Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya, Kakorlantas Dapat Fakta Mengejutkan)

Dalam pencarian yang dilakukan pada Rabu (25/12/2019), tim gabungan Basarnas, Polres, Satpol PP, BPBD, Tagana dan warga setempat menemukan lagi tiga korban tewas sekitar pukul 10.35 WIB. Kemudian, satu korban tewas ditemukan lagi pukul 12.55. Lalu, dua korban lain bisa dievakuasi pukul 15.22 dan terakhir satu jenazah ditemukan pukul 16.41.

Enam korban ditemukan terjepit bangkai bus. Sedangkan satu jenazah hanyut cukup jauh. "Semua sudah dibawa ke RS Besemah," ucap Kepala Kantor Basarnas Palembang, Berty, Kamis (26/12/2019). (Baca juga: Mengharukan, Anak Korban Bus Sriwijaya Menikah di Depan Jasad Ayahnya)

Dijelaskan Berty, untuk jumlah pasti penumpang bus memang masih simpang siur. Ada yang mengatakan jika bus tersebut awalnya mengangkut 27 orang. Namun, dalam perjalanan, sopir mengangkut penumpang lagi hingga mencapai 54 orang.

"Jika informasi itu benar, masih ada enam korban lagi yang belum ditemukan. Sebab, pada hari pertama pencarian, petugas bisa mengevakuasi 28 jenazah dan 13 korban selamat. Pencarian akan kita lakukan sampai semua korban ditemukan," lanjutnya.

Namun, kata Berty, proses evakuasi tidak mudah. Sebab, sebagian badan bus masih berada di bawah air. Tim penyelam terkendala arus deras. Selain itu, ada lubuk atau cekungan air di lokasi. Beberapa korban diduga hanyut atau tersangkut di dasar dan sela bebatuan sungai. "Kita tetap akan terus mencari sembari menunggu data pasti manifes penumpang," ucapnya.

Untuk mempermudah pencarian, bangkai bus akan ditarik ke tepi sungai. Tampak bagian atap bus bernopol BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang itu terlepas dari bodi intinya. Deretan kursi penumpang terlihat dengan jelas.

Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara mengatakan, dugaan awal bahwa kecelakaan dipicu rem bus yang blong tidak benar. Sebab, polisi menemukan bekas pengereman di jalan pinggir jurang.

Namun, lanjut Berty, pengereman diprediksi tidak maksimal karena bus melaju terlalu kencang. Selain itu, hancurnya tembok beton pembatas jalan menandakan bahwa bus melaju dengan kecepatan tinggi sebelum terjun bebas ke jurang sedalam 80 meter tersebut. "Pasti itu, kecepatannya pasti tinggi," katanya.
(shf)
Berita Terkait
Bus Karyawan Masuk Jurang...
Bus Karyawan Masuk Jurang di Pelalawan, 1 Penumpang Tewas
Minibus Bawa Rombongan...
Minibus Bawa Rombongan Wisata Masuk Jurang, 1 Tewas Belasan Luka Parah
Bus Santri Ponpes Mustafawiyah...
Bus Santri Ponpes Mustafawiyah Terguling Masuk Jurang, 1 Meninggal Dunia
Hilang Kendali, Bus...
Hilang Kendali, Bus Pariwisata Masuk Jurang di Gentong Tasikmalaya
Kecelakaan di Maros,...
Kecelakaan di Maros, Mobil Masuk Jurang Sedalam Lima Meter
Bus Pariwisata Masuk...
Bus Pariwisata Masuk Jurang di Magetan, 7 Tewas dan 32 Luka Parah
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved