Catut Nama Pejabat, Kasus Penipuan Rekruitmen Pegawai PT KAI Terungkap

Senin, 23 Desember 2019 - 16:03 WIB
Catut Nama Pejabat,...
Catut Nama Pejabat, Kasus Penipuan Rekruitmen Pegawai PT KAI Terungkap
A A A
JAKARTA - Kepolisian Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan dengan modus rekruitmen pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penipuan itu dilakukan oleh dua orang pelaku dengan mencatut nama pejabat PT KAI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, dua orang pelaku masing-masing berperan sebagai otak pelaku penipuan dan rekanan yang membantu dalam melancarkan aksi penipuan tersebut.

"FTS sebagai otak dan IL yang membantu FTSE dalam menipu," kata Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (23/12/2019).

Kombes Yusri menuturkan, kasus penipuan berawal dari GTS yang mencatut nama tiga pejabat PT KAI yang dibuat di grup Whatsapp dengan iming-iming mendapat pekerjaan.

"Menarik korban untuk bisa mengurus, menjadi pegawai PT KAI dengan minta bayaran Rp1,5 juta sampai dengan Rp4 juta per orang tanpa tes dan seleksi dengan menunjuk jabatan yang kosong, " tuturnya. (Baca: Bongkar Penipuan Berkedok Rumah Syariah, Polisi Amankan Empat Pelaku )

Dia melanjutkan, dalam menjalankan aksinya kedua tersangka menggunakan tiga ponsel yang berbeda dan menggunakan foto profil WhatsApp jajaran direksi PT KAI untuk mengelabui targetnya.

"Mereka mengaku sebagai jajaran direksi PT KAI yakni direksi, HRD, dan vice president train crew PT KAI, " ungkapnya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Direktur SDM dan Umum PT KAI, Ruli Adi meminta masyarakat untuk tidak mempercayai pola rekruitmen pegawai PT KAI yang meminta sejumlah uang. Sebab di PT KAI sendiri tidak dibenarkan merekrut pegawai dengan meminta uang kepada calon pegawai yang mendaftar melalui website resmi PT KAI secara online.

"PT KAI dalam melakukan rekruitmen pegawai sangat profesional, transparan, objektif, dan enggak ada yang menggunakan uang sepeser pun. Saya ingin mengimbau jangan mudah tergoda, memang PT KAI menggiurkan," ujar Ruli.
(ysw)
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Tangkap...
Polda Metro Jaya Tangkap Si Kembar Rihana-Rihani
Buru Si Kembar Rihana-Rihani,...
Buru Si Kembar Rihana-Rihani, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus
Polda Metro Jaya Bongkar...
Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai BNI, Begini Modusnya
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Tiba di Polda Metro...
Tiba di Polda Metro Jaya, si Kembar Rihana-Rihani Bungkam
Kerugian Korban Penipuan...
Kerugian Korban Penipuan Travel Umrah Mencapai Rp91 Miliar
Berita Terkini
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
50 menit yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
1 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
1 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
1 jam yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
2 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
3 jam yang lalu
Infografis
PT KAI Daop 1: Tak Ada...
PT KAI Daop 1: Tak Ada Calo Surat Kesehatan di Dalam Stasiun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved