Rentan Kecelakaan, Driver Ojol Diimbau Terdaftar Peserta BPJamsostek

Minggu, 22 Desember 2019 - 08:01 WIB
Rentan Kecelakaan, Driver...
Rentan Kecelakaan, Driver Ojol Diimbau Terdaftar Peserta BPJamsostek
A A A
SURABAYA - Mitra ojek oline (ojol) yang sehari-hari bekerja di jalanan mengantar penumpang, dinilai rentan mengalami kecelakaan saat bekerja. Hal itu menjadi perhatian tersendiri bagi lembaga asuransi negara BPJAMSOSTEK.

Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur, Dodo Suharto, mengatakan masih banyak driver ojol Gojek yang belum terlindungin jaminan sosial BPJAMSOSTEK. Padahal, angka kecelakaan kerja dari tahun tahun cenderung meningkat.

"Angka kecelakaan kerja sebanyak 80 kasus per hari. Sebagian besar terjadi di jalan raya atau kecelakaan lalu lintas,"katanya saat menghadiri Anniversary Ke-2 URC Gojek Surabaya di Balai Pemuda Surabaya.

Iuran BPJAMSOSTEK, kata Dodo sangat terjangkau, tidak semahal sebungkus rokok. Iuran cukup Rp16.800 per bulan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). "Sudah iuran cukup terjangkau, manfaatnya cukup besar dan terus ditingkatkan,"lanjutnya.

Sesuai PP No.82 Tahun 2019 yang belum lama ini sahkan, manfaat program JKK dan JKM meningkat. Santunan JKM yang semula Rp 24 juta, per 2 Desember 2019 menjadi Rp 42 juta. Peningkatan manfaat program tersebut tanpa diikuti kenaikkan iuran.

"Santunan JKK meninggal dunia, di dalamnya memberikan bea pendidikan anak, yang semula hanya untuk 1 anak senilai Rp12 juta, sekarang untuk 2 anak dari TK sampai Perguruan Tinggi yang total nilai maksimalnya Rp174 juta," papar Dodo.

Dalam kesempatan yang sama, PPS Kepala BPJAMSOSTEK Surabaya Tanjung Perak, Moch Arfan, mengakui bahwa ojol merupakan salah satu peserta BPJAMSOSTEK yang paling tertib membayar iuran. Sebanyak 8.000 lebih ojol yang terdaftar dicabangnya tidak pernah nunggak bayar, karena pembayaran iuran mereka melalui sistem Gopay.

"Hal inilah yang menggembirakan, pembayaran iuran mereka sistem Gopay, dipotong langsung melalui aplikasi Gojek,"kata dia.

sampai 20 Desember 2019 ini sudah 15.839 Driver Gojek di Jawa Timur yang daftar program BPJAMSOSTEK. Mereka daftar di kantor cabang di kabupaten/kota masing-masing.

BPJAMSOSTEK Jawa Timur mencatat, sampai 20 Desember 2019 sudah ada 15.839 driver Gojek di Jawa Timur yang menjadi peserta program BPJAMSOSTEK. Kepesrtaan itu tersebar disetiap wilayah kerja setiap kantor cabang di kabupaten/kota ojol.
(maf)
Berita Terkait
Jalan Gelap, Driver...
Jalan Gelap, Driver Ojol Bawa Penumpang Terjun ke Tol Jakarta-Serpong
Driver Ojol di Gresik...
Driver Ojol di Gresik Tewas Kecelakaan Saat Antar Orderan
Para Pengemudi Ojol...
Para Pengemudi Ojol di Jember Dapat Pembekalan Cara Tangani Lakalantas
Diduga Kelelahan, Driver...
Diduga Kelelahan, Driver Ojol Terlibat Kecelakaan di Jababeka
Driver Ojek Online Tewas...
Driver Ojek Online Tewas Terlindas Truk Tangki di Medan
Kecelakaan Lalu Lintas,...
Kecelakaan Lalu Lintas, Driver Ojol Tewas Tertancap Gagang Besi Gerobak Pemulung
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved