Ular Kobra Bermunculan dan Masuk Rumah, Warga Subang Ketakutan

Minggu, 15 Desember 2019 - 03:30 WIB
Ular Kobra Bermunculan...
Ular Kobra Bermunculan dan Masuk Rumah, Warga Subang Ketakutan
A A A
SUBANG - Warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, ketakuan dengan banyaknya ular kobra yang muncul dan masuk ke dalam rumah.

Ular dengan nama latin naja sputatrix itu, ditemukan hampir setiap hari oleh warga di lingkungan tempat tinggal mereka. Bahkan, yang mengerikan ada yang di temukan di bawah kasur dan di dapur rumah.

"Sejak Senin (9/12/2019) sampai Sabtu (14/12/2019) sudah ada enam ekor ular kobra yang kami temukan, tapi masih kecil, tubuhnya baru seukuran jari tangan. Kata yang tahu, jenis kobra jawa,"ujar Lilis (30) warga Karanganyar, Sabtu (14/12/2019).

Karena jumlah ular berbisa yang ditemukan tergolong banyak, warga pun akhirnya menghubungi Damkar Subang. Tim penyelamat dari Pemkab Subang itu melakukan penyisiran di lingkungan penduduk yang ditemukan ular kobra tersebut. Namun hasilnya nihil. Petugas tidak menemukan kembali hewan melata itu. "Warga khawatir masih ada ular lain yang belum ditemukan. Kami yakin ada induk ular kobra di lingkungan ini,"ujar Lilis.

Lilis menceritakan, pertama kali menemukan anak ular kobra itu pada Senin 9 Desember 2019 pagi. Saat itu, dia melihat ada ular di teras rumahnya. Dia pun lalu berteriak memberi tahu suaminya. Suaminya lalu mencari alat pemukul dan ular berbisa itu akhirnya berhasil dibunuh.

"Hari berikutnya saya menemukan kembali ular yang sama. Sekarang masuk ke dalam rumah. Setelah dikejar, ular itu bersembunyi di bawah meja dan akhirnya ditangkap. Malamnya saya bilang ke suami, jangan-jangan di kasur juga ada,” kata dia.

Benar saja, saat kasur diangkat, ditemukan ada dua ekor bayi kobra. Suami Lilis yang bernama Soleh langsung mengevakuasi ular itu. Kali ini ular tidak dibunuh, soleh memasukkannya ke dalam botol air mineral.

Andri salah seorang petugas Damkar Subang menyebut, jika fenomena munculnya ular kobra sampai ke rumah warga di musim hujan termasuk wajar. Musim hujan memang waktunya anak ular kobra lahir dan ular suka pada tempat yang lembab.

"Jika menemukan ular berbisa, lebih baik hubungi kami, jangan gegabah. Apalagi bertindak sendiri tanpa keahlian khusus. Jika ular kobra mematuk, bedampaknya fatal karena bisa ular kobra dominan mengandung racun neurotoxin yang mampu membunuh manusia," ujarnya.
(zil)
Berita Terkait
Teror Ular Kobra di...
Teror Ular Kobra di Bali, Puluhan Anakan dan Telur Ditemukan
Teror Ular Kobra Resahkan...
Teror Ular Kobra Resahkan Warga Salawu Tasikmalaya
Hendak Mangsa Kambing,...
Hendak Mangsa Kambing, Warga Tangkap Ular Sanca 4 Meter dalam Kandang
Teror Ular Kobra Saat...
Teror Ular Kobra Saat Penghujan Resahkan Warga Desa di Klaten
7 Fakta Mengapa Banyak...
7 Fakta Mengapa Banyak Ular Ditemukan di Rumah Warga
Mangsa Ayam Warga, Ular...
Mangsa Ayam Warga, Ular Piton Besar Ditangkap Beramai-ramai
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved