Ini Penyebab Kemunculan Puluhan Anak Kobra di Permukiman Warga

Rabu, 11 Desember 2019 - 21:09 WIB
Ini Penyebab Kemunculan...
Ini Penyebab Kemunculan Puluhan Anak Kobra di Permukiman Warga
A A A
CITAYAM - Puluhan anak ular jenis kobra ditemukan di permukiman warga di wilayah Citayam, Kabupaten Bogor, beberapa hari terakhir. Kemunculan ular ini pertama kali heboh di Perumahan Royal Citayam Residensial, Kecamatan Bojong Gede, Desa Susukan, Kabupaten Bogor.

Kurang lebih satu pekan ini, puluhan binatang reptil ditemukan berkeliaran di pekarangan rumah warga. Total hingga kini sudah ada 34 anak ular kobra yang ditemukan di komplek perumahan tersebut.

Di wilayah lain, satu per satu anak ular kobra itu muncul dan membuat warga panik. Seperti di wilayah Beji dan Cilodong, warga setempat panik karena dikhawatirkan mengancam keselamatan, terutama anak-anak.

Isnan, anggota Babinkamtibmas Citayam mengatakan, hingga kini sudah 34 ular kobra yang berhasil ditangkap warga dibantu petugas dan relawan. "Ini sudah sepekan, kami bersama aparat TNI, petugas Damkar, dan Komunitas Pecinta Reptil berusaha mengamankan ular kobra yang berkeliaran di wilayah permukiman warga," ujarnya, Rabu (11/12/2019).

Ia mengatakan, ular yang ditemukan warga rata-rata masih berukuran kecil atau seperti baru ditetaskan. Sebagian besar hewan itu ditemukan di tempat yang lembab. "Sebagian besar ular yang kami dapati bersembunyi di tumpukan genteng, celah-celah rumah, teras rumah warga, dan sekitaran perumahan," bebernya.

Menurut dia, penyebab utama keluarnya ular berbisa itu diduga kuat karena lingkungan perumahan yang masih dikelilingi kebun kosong, ilalang, dan pohon bambu. Kondisi seperti itu merupakan habitat dari ular kobra. Selain itu, periode November hingga Desember merupakan waktu menetasnya telur kobra.

"Jadi kemungkinan besar anak ular ini berkeliaran mencari makan sehingga masuk ke rumah-rumah warga," katanya.

Sebagai antisipasi, petugas keamanan dan aparat pemerintahan mulai melakukan fogging di sekitaran komplek untuk memancing seluruh ular agar keluar dari sarangnya. Selain itu, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan.

"Kami mengimbau warga juga, agar mengepel lantai rumah karena ular tidak suka tempat yang wangi. Menurut Komunitas Pecinta Reptil, ini adalah fenomena yang wajar," paparnya.

Sementara, salah satu warga, Cici, mengatakan, ular kobra yang ditemukan sebenarnya masih berukuran kecil berwarna hitam. Namun, warga takut karena jumlahnya banyak dan berbisa. "Kayaknya ada induknya makanya warga sekarang bersama petugas dan tim pecinta ular sedang mencari induknya," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Duh, Tawon Masuk dan...
Duh, Tawon Masuk dan Menggigit Mulut Pegawai Puskesmas yang Sedang Bekerja
Kunci Pintu Tak Sempurna,...
Kunci Pintu Tak Sempurna, 2 Ekor Beruang Madu Lepas dari Kandang WRC
Kelelawar Raksasa Tertangkap...
Kelelawar Raksasa Tertangkap di Depok, Netizen: Segede Manusia
Bagaimana Hewan Tahu...
Bagaimana Hewan Tahu Kapan Gilirannya Berkomunikasi?, Ini Penjelasannya
Teori Ukuran Tubuh Jantan...
Teori Ukuran Tubuh Jantan Lebih Besar dari Betina Terbantahkan
Pulang Mencari Kayu,...
Pulang Mencari Kayu, Warga Sungsang Tewas Diterkam Buaya
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
2 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
2 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
2 jam yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
3 jam yang lalu
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
3 jam yang lalu
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved