Kunjungi Nias, Mendagri Tito Diberi Gelar Kehormatan Adat

Selasa, 10 Desember 2019 - 19:10 WIB
Kunjungi Nias, Mendagri...
Kunjungi Nias, Mendagri Tito Diberi Gelar Kehormatan Adat
A A A
NIAS - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (9/12/2019). Mendagri mendapatkan gelar kehormatan adat Nias Tuha Gari Sifaoma Bawa.

Gari adalah pedang tradisional khas Nias yang biasanya digunakan untuk menegakkan kebenaran dan memerangi kejahatan. Pedang tajam ini bermata dua.

Para tokoh adat menilai dalam diri Tito ditemukan ketajaman mata pedang itu. Masyarakat Nias yakin bahwa ketajaman dan ketegasan Tito Karnavian selama menjadi Kapolri dan sekarang menjadi Mendagri akan konsisten membabat semua yang mencoba merusak NKRI ibarat Gari Sifaoma Bawa.

"Saya sudah menjadi warga Nias dengan pakaian ini, kemudian diberikan gelar 'Tuha Gari Sifaoma Bawa' kepada saya yang berarti menjadi ikatan bagi saya menjadi warga Nias," kata Mendagri dalam siaran persnya.

Tito memastikan bahwa ke depan tantangan yang harus dihadapi bersama berkaitan dengan perang melawan kemiskinan, ketertinggalan khususnya di Nias.

"Sehingga peran yang kita lakukan ke depan adalah perang menghadapi kemiskinan, ketertinggalan, dan lain-lain, kita harus lakukan bersama-sama, dan saya menjadi bagian dari bapak ibu sekalian untuk memerangi itu," ujarnya.

Sebagai pembina daerah, Tito juga berkomitmen mengembangkan Nias menjadi salah satu daerah yang maju di Indonesia. "Jadi kewajiban saya juga untuk mengembangkan Nias, mudah-mudahan kita dengan kebersamaan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota, kita bisa bangun Nias ini menjadi salah satu daerah yang paling maju di Indonesia," kata Tito.

Dalam kunjungan itu, Tito juga membangkitkan semangat optimisme kepada masyarakat Nias dalam mengembangkan potensi wilayahnya untuk menunjang kehidupan. Menurutnya, jika dibandingkan antara sumber daya beberapa negara dengan Nias, Nias jauh memiliki sumber daya yang unggul.

"Contoh lainnya di Singapura, saya cukup lama sekolah di Singapura, sekitar lima tahun. Dibandingkan Nias, tidak ada apa-apanya, cuma pulau kecil dengan jumlah penduduk sedikit, sekitar lima juta penduduk, tidak mempunyai sumber daya alam di sana. Tak ada perikanan maupun kelautan, pantainya pun dari pasir Batam. Di mana kuncinya? Lagi-lagi SDM jadi kuncinya," kata Tito.

Nias juga dapat berkaca pada Maldives atau Maladewa yang terletak di sebelah Selatan-Barat Daya India, sekitar 700 KM sebelah barat daya Sri Lanka. Di tengah keterbatasan sumber daya, Maldives mampu menarik investor untuk berinvestasi di sana.

Dengan perbandingan itu, Mendagri berharap Nias kian berkembang dengan memanfaatkan SDM maupuan SDA yang kian melimpah. SDM yang kompak menjadi salah satu kunci yang tak dapat dipisahkan untuk membangun Nias.

"Bagaimana agar pembangunan di Nias dapat dijalankan dengan cara swadaya dan swakarsa, kenapa tidak? Karena saya lihat potensi SDM nya, pintar-pintar, tokohnya cerdas-cerdas. Persoalannya bagaimana kita memanfaatkan potensi itu, SDM ini betul-betul harus dijaga kekompakannya," kata Tito.

Turut mendampingi Mendagri dalam kunjungan itu, Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dan Irjen Pol Martuani Sormin, Asops Polri yang akan menjabat sebagai Kapolda Sumut menggantikan Irjen Pol Agus Andrianto.
(rhs)
Berita Terkait
Mengintip Bawomataluo,...
Mengintip Bawomataluo, Desa Tradisional Nias Asal Lompat Batu yang Mendunia
Nias Barat Diguncang...
Nias Barat Diguncang Gempa M 7.2, Nias Selatan dan Nias Utara Aman
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Orang Nias, dari Mitos hingga Penelitian Arkeologi
Tangkap Ikan Pakai Potasium,...
Tangkap Ikan Pakai Potasium, Nelayan di Nias Selatan Ditangkap Polisi
Nelayan Nisel Hilang...
Nelayan Nisel Hilang saat Memancing di Pulau Gosong Hoya Fana, Tim SAR Lakukan Pencarian
Memprihatinkan! Cuaca...
Memprihatinkan! Cuaca Ekstrem, Warga Pulau Simuk Nias Selatan Krisis Pangan
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
10 menit yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
10 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
11 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
12 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved