75 Kades Dilantik, Bupati: Tak Ada Istilah Pendukung, Semua Adalah Rakyat Anda
Senin, 25 November 2019 - 22:03 WIB
75 Kades Dilantik, Bupati: Tak Ada Istilah Pendukung, Semua Adalah Rakyat Anda
A
A
A
LIMBOTO - Perjalanan panjang Pilkades Kabupaten Gorontalo akhirnya berujung pada pelantikan 75 Kades terpilih yang lahir dari segala proses demokrasi Pilkades itu sendiri. Itu terlihat Senin sore di Halaman Rudis Bupati Gorontalo (25/11/2019) dimana secara resmi, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo melantik mereka.
Meski beberapa menyisakan hiruk-pikuk dan dinamika, namun demikian segala proses akan semua itu tetap dilaksanakan, hingga pemerintah memberi pilihan kepada beberapa oknum kelompok masyarakat yang masih kurang menerima hasil ini, untuk menempuh proses selanjutnya, dalam penyajian data dan fakta jika memang dianggap ada kejanggalan, kecurangan dalam segala proses Pilkades.
Sebab Bupati Nelson Pomalingo menegaskan, jika memang terbukti benar, dan melanggar maka tidak bisa dipungkiri, SK pelantikan akan dicabut kembali. Namun terlepas dari semua itu, Bupati berharap, bagi semua kades terpilih dan dilantik hari ini, agar menjadikan semua masyarakat adalah rakyatnya.
"Saat ini sudah tidak ada lagi, pendukung si A atau si B. Semua saya pesankan kepada para Kades yang dilantik, harus menganggap semua adalah rakyatnya. Jangan ada beberapa masyarakat yang diistimewakan, hanya karena merupakan pendukungnya. Sementara yang tidak, dianak-tirikan. Bagi saya semua sudah selesai. Semua rakyat didesa itu adalah masyarakat anda, wajib diayomi, wajib dilindungi," tukas Nelson memberi wejangan.
Bupati juga tidak segan segan akan mencabut SK yang diberikan bila mana terbukti melanggar aturan. Beberapa teguran, seperti teguran pertama, kedua dan ketiga hingga pencabutan SK, tak akan segan dilakukan Bupati, jika ada Kades yang melanggar. " Pemerintah desa dibawah pimpinan Kades, adalah perpanjangan tangan pemerintah. Semua satu tubuh. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten dan kecamatan, semuanya satu korps. Jangan coba-coba mendirikan 'Negara' sendiri di desa. Aturannya satu, mengikat, " pesan Bupati tegas.
Bupati juga berpesan, agar memaksimalkan anggaran dengan baik dan benar. Karena ada anggaran besar lewat anggaran desa ADD, APBD hingga APBN, maka koordinasikan semua dengan baik, dan mampu dipertanggung- jawabkan degan baik pula. Pelaporan keuangan dilakukan lakukan dengan maksimal. Sebab akan ada penilaian dari masyarakat, DPR maupun pemerintah. Anda akan dievaluasi terus dalam perjalanan anda selama memimpin.
"Ya, sebab selama 6 tahun periode anda, pemerintah, dan DPR akan terus mengevaluasi anda dalam bekerja. Jangan sampai anda bermasalah didesa. Jaga diri dan nama baik anda dan keluarga. Jangan sampai bermasalah dengan hukum, karena kami selaku pemerintah pula tak ingin itu semua menimpa anda. Sebab dengan anggaran besar ratusan miliar yang dikucurkan di desa, beberapa contoh sudah pernah ada. Dan kami tidak ingin, itu terjadi dimasa kepeimpinan anda semua," harap Bupati.
Terakhir, bagi keluarga dan kerabat, agar mendorong semua kepala-kepala desa ini untuk bekerja maksimal. Dukungan keluarga dan kerabat adalah yang utama dalam membangun karier bagi seorang pemimpin, termasuk anda pemimpin didesa. "Tidak usah takut. Jika anda bekerja dengan benar. Sesuai prosedur, maka pasti anda akan selamat dalam memimpin. Selamat bekerja bagi anda semua. Dan besok kita akan memperingati HUT Kabgor dengan pakaian yang sama, bersama sama juga dengan saya dalam pakaian putih-putih. " tutup Bupati.
Meski beberapa menyisakan hiruk-pikuk dan dinamika, namun demikian segala proses akan semua itu tetap dilaksanakan, hingga pemerintah memberi pilihan kepada beberapa oknum kelompok masyarakat yang masih kurang menerima hasil ini, untuk menempuh proses selanjutnya, dalam penyajian data dan fakta jika memang dianggap ada kejanggalan, kecurangan dalam segala proses Pilkades.
Sebab Bupati Nelson Pomalingo menegaskan, jika memang terbukti benar, dan melanggar maka tidak bisa dipungkiri, SK pelantikan akan dicabut kembali. Namun terlepas dari semua itu, Bupati berharap, bagi semua kades terpilih dan dilantik hari ini, agar menjadikan semua masyarakat adalah rakyatnya.
"Saat ini sudah tidak ada lagi, pendukung si A atau si B. Semua saya pesankan kepada para Kades yang dilantik, harus menganggap semua adalah rakyatnya. Jangan ada beberapa masyarakat yang diistimewakan, hanya karena merupakan pendukungnya. Sementara yang tidak, dianak-tirikan. Bagi saya semua sudah selesai. Semua rakyat didesa itu adalah masyarakat anda, wajib diayomi, wajib dilindungi," tukas Nelson memberi wejangan.
Bupati juga tidak segan segan akan mencabut SK yang diberikan bila mana terbukti melanggar aturan. Beberapa teguran, seperti teguran pertama, kedua dan ketiga hingga pencabutan SK, tak akan segan dilakukan Bupati, jika ada Kades yang melanggar. " Pemerintah desa dibawah pimpinan Kades, adalah perpanjangan tangan pemerintah. Semua satu tubuh. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten dan kecamatan, semuanya satu korps. Jangan coba-coba mendirikan 'Negara' sendiri di desa. Aturannya satu, mengikat, " pesan Bupati tegas.
Bupati juga berpesan, agar memaksimalkan anggaran dengan baik dan benar. Karena ada anggaran besar lewat anggaran desa ADD, APBD hingga APBN, maka koordinasikan semua dengan baik, dan mampu dipertanggung- jawabkan degan baik pula. Pelaporan keuangan dilakukan lakukan dengan maksimal. Sebab akan ada penilaian dari masyarakat, DPR maupun pemerintah. Anda akan dievaluasi terus dalam perjalanan anda selama memimpin.
"Ya, sebab selama 6 tahun periode anda, pemerintah, dan DPR akan terus mengevaluasi anda dalam bekerja. Jangan sampai anda bermasalah didesa. Jaga diri dan nama baik anda dan keluarga. Jangan sampai bermasalah dengan hukum, karena kami selaku pemerintah pula tak ingin itu semua menimpa anda. Sebab dengan anggaran besar ratusan miliar yang dikucurkan di desa, beberapa contoh sudah pernah ada. Dan kami tidak ingin, itu terjadi dimasa kepeimpinan anda semua," harap Bupati.
Terakhir, bagi keluarga dan kerabat, agar mendorong semua kepala-kepala desa ini untuk bekerja maksimal. Dukungan keluarga dan kerabat adalah yang utama dalam membangun karier bagi seorang pemimpin, termasuk anda pemimpin didesa. "Tidak usah takut. Jika anda bekerja dengan benar. Sesuai prosedur, maka pasti anda akan selamat dalam memimpin. Selamat bekerja bagi anda semua. Dan besok kita akan memperingati HUT Kabgor dengan pakaian yang sama, bersama sama juga dengan saya dalam pakaian putih-putih. " tutup Bupati.
(atk)