Pemkot Bogor pada 2020 Berencana Bangun Alun-alun Senilai Rp15 Miliar

Minggu, 24 November 2019 - 21:49 WIB
Pemkot Bogor pada 2020...
Pemkot Bogor pada 2020 Berencana Bangun Alun-alun Senilai Rp15 Miliar
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mematangkan konsep pembangunan alun-alun terbesar senilai Rp15 Miliar. Hal itu terungkap dalam Forum Grup Diskusi (FGD) bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Provinsi Jawa Barat terkait desain Alun-Alun yang rencananya akan mulai dibangun awal 2020.

Dalam FGD yang digelar di Paseban Narayana, Kompleks Balai Kota Bogor, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan dihadiri pula sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Bogor.

Agendanya antara lain menyimak presentasi dari konsultan desain dan mendiskusikan tentang persiapan pelaksanaan pembangunan alun-alun Kota Bogor. Selain desain, dalam pertemuan tersebut juga mendiskusikan sejumlah nama untuk penamaan alun-alun yang berlokasi di atas lahan eks Taman Topi itu.

"Pertemuan ini merupakan evaluasi singkat terkait desain yang dilakukan oleh konsultan dari Bandung. Kita membahas berbagai hal, namun intinya kita berkeinginan untuk mengintegrasikan antara Stasiun Bogor dengan kawasan alun-alun yang didalamnya terdapat Masjid Agung Bogor," ujar Dedie.

Pembangunan kawasan alun-alun sendiri didanai oleh Pemerintah Provinsi senilai Rp 15 miliar dengan luasan kurang lebih sekitar 1,7 hektare. "Di dalam kawasan alun-alun nantinya akan kita bangun beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk berolahraga, kemudian juga untuk berekreasi, dan tentunya harus memenuhi kriteria ramah anak dan keluarga," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Muhamad Hutri menjelaskan, saat ini paket pekerjaan penyusunan DED alun-alun Kota Bogor sedang tahap lelang di ULP. "Tahun ini Disperumkim melaksanakan perencanaan DED Taman Topi, insyaallah akhir Juli sudah ada pemenangnya dengan pelaksanaan 120 hari kerja," ungkapnya.

Penataan kawasan eks Taman Topi itu, kata dia, akan di integrasikan dengan beberapa fasilitas umum yang ada di sekitarnya, salah satunya Masjid Agung. Dengan lelang yang sudah dilaksanakan, maka rencana pembangunan akan bisa dilakukan pada 2020.

"Penataan taman topi agar terintegrasi dan diselaraskan dengan halaman Masjid Agung, insyaallah tahun depan kota laksanakan pekerjaan fisiknya," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Sisa Waktu Pemerintahan,...
Sisa Waktu Pemerintahan, DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Fokus Tuntaskan RPJMD
KPK Minta Aset Bermasalah...
KPK Minta Aset Bermasalah Pemkot Manado Segera Diselesaikan
Pemkot Parepare Terapkan...
Pemkot Parepare Terapkan SIPD Perencanaan Berbasis Elektronik pada 2021
Kunker Plt Bupati Musi...
Kunker Plt Bupati Musi Rawas, Saling Tukar Program dengan Pemkot Bengkulu
1.216 Usulan Lolos Verifikasi...
1.216 Usulan Lolos Verifikasi Program Pemkot Bandung Tahun 2022
DPRD Setujui APBD 2026,...
DPRD Setujui APBD 2026, Berharap Pembangunan Berkelanjutan dan Tepat Sasaran
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
39 menit yang lalu
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
52 menit yang lalu
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
2 jam yang lalu
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
3 jam yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
4 jam yang lalu
Infografis
Tank AS Senilai Rp377...
Tank AS Senilai Rp377 Miliar Dikalahkan Drone Rusia Rp8 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved