Razia PKL di Pasar Serpong Tangsel, Pedagang Mengaku Tak Kapok

Selasa, 19 November 2019 - 16:13 WIB
Razia PKL di Pasar Serpong...
Razia PKL di Pasar Serpong Tangsel, Pedagang Mengaku Tak Kapok
A A A
TANGERANG SELATAN - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang Pasar Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), lari berhamburan saat petugas Satpol PP datang menertibkan kawasan tersebut, Selasa (19/11/2019).

Sebanyak tiga gerobak PKL diamankan petugas dalam penertiban kali ini. Sedangkan para pedagang yang terkena Pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring) ada 10 orang. Mereka didata di lokasi, lalu diberikan pengarahan oleh petugas.

"Ada tiga gerobak yang diamankan, 10 orang terkena tipiring," jelas Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Alfachry, kepada wartawan.

Diterangkan Muksin, mereka dijerat Pasal 31 ayat 1 Juncto Pasal 16 huruf h/i sebagaimana tertera dalam Perda Nomor 8 tahun 2014 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL. Di mana ancaman hukumannya adalah kurungan paling lama tiga bulan, serta denda paling banyak Rp50 juta.

Beberapa hari sebelum penertiban, Satpol PP telah lebih dulu menggelar sosialisasi kepada PKL liar di Pasar Serpong. Hal itu ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan "Dilarang Berjualan di Kawasan Ini".

"Kita sudah sosialisasi, sehingga hari ini kita Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi para pelanggarnya. Ini akan berlangsung hingga dua hari ke depan," tukas Muksin.

Keberadaan PKL liar di depan Pasar Serpong memang sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kedua jalur yang ada. Mereka tak hanya mendirikan gerobak-gerobak di bahu jalan, tapi ada pula yang menggelar dagangan di atas terpal di permukaan jalan tersebut.

Di sisi lain, arus lalu lintas yang melalui jalur di depan Pasar Serpong begitu ramai pada jam kerja. Apalagi jalan itu berdekatan pula dengan akses masuk ke stasiun Serpong. Sehingga bisa dibayangkan, penyempitan ruas jalan akibat keberadaan PKL liar kian membuat kemacetan semakin parah.

"Terganggu sih, terutama saat jam sibuk, karena pedagang berjualan sampai memakan tempat di badan jalan. Itu macetnya parah, apalagi banyak angkot ngetem juga," ucap mawardi (43) salah satu driver ojek online yang kerap melintasi jalan itu.

Salah satu PKL yang diamankan Satpol PP, Is (39) mengungkapkan, tak jera jika dirazia Satpol PP. Bahkan kata dia, pedagang terkadang harus kucing-kucingan dengan petugas.

"Kalau mau dirazia, kan kadang ada informasinya bocor, yaudah kita beres-beresin dagangan. Nanti kalau udah selesai razia, kita dagang lagi. Nggak kapok lah, karena kita kebanyakan sudah lama berjualan di sini, kan setoran juga kita buat kebersihan, keamanan," tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
120 Los Kanre Rong Disegel...
120 Los Kanre Rong Disegel Karena Menunggak Iuran Listrik
PKL Sultan Agung Ditata,...
PKL Sultan Agung Ditata, Pedagang Dibatasi Hanya 20 Lapak
Ratusan PKL Banjiri...
Ratusan PKL Banjiri Masjid Al Jabbar, Ini yang Dilakukan Pemkot Bandung
Kerap Dijadikan Lokasi...
Kerap Dijadikan Lokasi Pesta Miras, Lapak PKL Dibongkar Satpol PP
Wakil Bupati Bone Minta...
Wakil Bupati Bone Minta PKL Bantu Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi
Menolak Pindah, Penertiban...
Menolak Pindah, Penertiban PKL di Anjungan Losari Diwarnai Kericuhan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
10 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
11 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
11 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
12 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
14 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved